Tidak mau terjerumus? ini dia cara menjauhkan kita dari narkoba
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Kamis, 20 Oktober 2016

Tidak mau terjerumus? ini dia cara menjauhkan kita dari narkoba

slogan narkoba
Stop Narkoba - Walau sudah banyak yang tahu tentang bahaya narkoba, tapi tetap saja masih banyak yang terjebak untuk mengkonsumsi narkoba khususnya pelajar dan remaja. Saat ini merekalah yang menjadi incaran para bandar narkoba untuk menjual barang haram mereka. Karena pelajar dan remaja cenderung ingin tahu dan ikut-ikutan untuk mencoba hal yang baru.

Tahun 2015 saja, tercatat sekitar 5,1 juta jiwa masyarakat di Indonesia mengkonsumsi narkoba. Untuk kematian perharinya ada sekitar 50 orang yang meninggal, artinya sebanyak 18,250 orang di Indonesia meninggal tiap tahunnya karena narkoba. Dan yang lebih parahnya lagi, dari 5,1 juta pengguna narkoba sebanyak 22% pengguna adalah pelajar dan remaja. 

Data ini sangat luar biasa, tercatat setiap tahunnya jumlah pengguna narkoba terus meningkat dan jenis narkobanya juga makin bervariasi. Ada yang berbentuk cair dan ada juga yang menyerupai permen. Cara peredarannya juga cukup unik, mulai dari berpura-pura menjadi pedagang permen dan ada juga menawarkan narkoba kepada pelajar dan remaja secara gratis. 

Tujuan pengedar menawarkan narkoba secara gratis kepada pelajar dan remaja ialah tak lain untuk memberikan efek candu dari narkoba tersebut. Dan hasil akhirnya adalah, pelajar dan remaja yang sudah kecanduan akan membeli barang haram itu untuk sekedar menghilangkan sugesti atau perasaan ingin mengkonsumsi narkoba istilah bahasa kerennya adalah sakau. 

Berbagai cara dilakukan pelajar dan remaja untuk mendapatkan narkoba. Mulai dari menjual barang yang mereka punya, patungan dengan kawan dan ada juga yang rela menjadi pengedar narkoba dengan upah berupa narkoba juga. Mereka tidak lagi memikirkan resiko jika tertangkap oleh pihak yang berwajib, yang mereka tahu hanya narkoba, narkoba dan Happy (senang). Dengan demikian bandar atau pengedar akan diuntungkan, karena mereka tidak perlu repot mencari atau menawarkan narkoba.

Kalau sudah begini siapa yang dirugikan, ya diri sendiri yang dirugikan. Jika tertangkap polisi atau sampai kematian yang datang, bukan hanya diri sendiri yang dirugikan, tapi keluarga dan orang terdekat kita. Pastinya kita semua tidak ada yang mau terjebak dalam lika-liku kerasnya kehidupan narkoba. Untuk itu hargai masa muda kita, lakukan hal yang positif dan pastinya jangan pernah sedikit saja mencoba narkoba. Ada beberapa cara menghindari narkoba :

1. Jangan merasa minder
Ini yang sering terjadi di kehidupan pelajar dan remaja. Karena mereka sedang mecari jati diri, ada perasaan minder dan malu jika berkumpul atau berteman dengan seseorang yang lebih dari kita. Untuk menghilangkan rasa minder itu mereka lakukan dengan cara mengkosumsi narkoba. Ingat setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya sendiri.

2. Memilih teman
Dalam peredarannya, narkoba sangat dekat dengan lingkungan kehidupan kita terutama teman. Ya benar, karena banyak dari pelajar dan remaja ini terkena pengaruh dari teman untuk mengkosumsi narkoba. Teman yang baik tidak akan menjerumuskan kita kedalam hal yang negatif.

3. Laporkan
Ya jangan merasa takut jika dilingkungan kita, ada yang kita tahu mengkosumsi atau mengedarkan narkoba. Dengan kita melaporkan kepada pihak berwajib, kita sudah jadi pahlawan karena telah menyelamatkan beberapa orang dari bahaya narkoba.

4. Bentengi diri
Selain melalakukan kegiatan yang positif, kita juga harus membentengi diri dengan ibadah. Mendekatkan diri dengan tuhan adalah cara ampuh untuk menjauhkan kita dari narkoba. 

5. Tolak narkoba
Kita harus menanamkan dalam diri kita untuk tidak terpengaruh masuk kedalam dunia narkoba. Salah satunya menolak tegas kepada seseorang yang menawarkan kita narkoba. Ingatkan dalam pikiran kita dan hati kita untuk menjauhi narkoba dan katakan STOP NARKOBA. 

Artikel : Boby Erlanda