Puncak Arus Mudik di Merak Diwarnai Kapal Mati Mesin, Sepeda Motor Menumpuk
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Jumat, 23 Juni 2017

Puncak Arus Mudik di Merak Diwarnai Kapal Mati Mesin, Sepeda Motor Menumpuk

KMP Trimas Kanaya mengalami mati mesin ketika hendak bersandar di Dermaga 1 Merak Banten. Padahal hari ini merupakan puncak arus mudik 2017.
Foto: Riva
Kapal Ro-ro itu diketahui berlayar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Saat hendak memasuki alur dermaga I, tiba-tiba kapal itu mogok dan hanya bongkar penumpang dan tidak memuat penumpang untuk berlayar kembali ke Bakauheni.

"Salah satu mesin KMP Trimas Kanaya ada yang mati, makanya harus dipandu oleh kapal tugboat untuk bersandar di dermaga, " kata Kepala Otoritas Jasa Pelabuhan (OPP) Merak, Harno Trimasi saat dikonfirmasi, Jumat (23/6/2017) dini hari.
Foto: ist
Kapal tersebut kemudian langsung ditarik menggunakan tugboat untuk menepi di sekitar pelabuhan agar tidak mengganggu arus lalu lintas kapal.

"Setelah dilakukan bongkar, KMP Trimas Kanaya langsung di-engkerkan untuk proses pemeriksaan oleh KSOP Kelas I Banten, " ujarnya.

Hingga proses pemeriksaan selesai, kapal tersebut oleh OPP Merak tidak diperbolehkan untuk beroperasi. "Sementara kapal itu tidak boleh beroperasi," tegasnya.
Foto: Riva
Sementara itu, para pemudik yang menggunakan sepeda motor terpantau menggila sejak semalam hingga berita ini diturunkan.

Menurut salah seorang pemudik yang akan mudik ke kampung halamannya di Kalianda, Riva mengatakan, bahwa dirinya sejak satu jam yang lalu terjebak diantara ribuan sepeda motor yang hendak menyeberang ke Lampung. Padahal dirinya belum mendapatkan tiket.

"Kendaraan bermotor macet total, udah lebih 1 jam ngantri tiket tp gk gerak 😥😢" kata Riva yang berangkat dari Serang saat dikonfirmasi Kaliandanews melalui messenger.

Puncak harus mudik sendiri memang diprediksi terjadi hari ini, bersamaan dengan hari pertama libur nasional.  (Red).