Jembatan Kuning di Bali Ambruk, 8 tewas
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Senin, 17 Oktober 2016

Jembatan Kuning di Bali Ambruk, 8 tewas

Jembatan Kuning di Nusa Lembongan, Bali
Jembatan Kuning di Nusa Lembongan, Bali | Foto: Nusantaranews.co
Bali, Kaliandanews.com - Insiden putusnya jembatan terjadi di Bali, jembatan yang menghubungkan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan di Nusa Penida, ambruk pada Minggu (16/10) pukul 18 WITA. menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah korban tewas mencapai delapan orang.

Jembatan Kuning di Nusa Lembongan, Bali
Jembatan Kuning di Nusa Lembongan, Bali, ambruk (Akun Twitter @Sutopo_BNPB)
"Sehubungan adanya perbedaan jumlah korban meninggal dunia akibat jembatan Lembingan runtuh, maka data sementara adalah delapan orang," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (17/10).

Jembatan penghubung kecil yang kerap disebut Jembatan Kuning itu selama ini menjadi lokasi favorit para turis domestik maupun asing yang mengunjungi Pulau Lembongan. Mereka kerap turun dari motor ketika menyeberang pulau hanya untuk berfoto di sana.

Anak-anak muda setempat menyebut jembatan yang terbuat dari besi dan kayu itu sebagai jembatan cinta.

BNPB menduga Jembatan Kuning roboh karena kerusakan fondasi. Menurut Sutopo, jembatan sudah beberapa direnovasi akibat kerusakan fondasi itu.

Berikut data korban yang tewas:

1. I Wayan Sutamat (49) asal Jungut Batu;
2. Putu Ardiana (45) asal Lembongan;
3. Ni Wayan Merni (55) asal Jungut Batu;
4. I Putu Surya (3) asal Jungut Batu;
5. I Gede Senan (40) asal Kutampi Nusa Penida;
6. Ni Wayan Sumarti (56) asal Dusun Klatak;
7. Ni Putu Krisna Dewi (9); dan,
8. Ni Kadek Mustina (6).

(**/kld)