Kurangi Tindak Kekerasan, Lapas Kelas II Kalianda Lakukan Cara Ini
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Senin, 30 Januari 2017

Kurangi Tindak Kekerasan, Lapas Kelas II Kalianda Lakukan Cara Ini

Redaksi
Kalianda, Kaliandanews.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kalianda, Lampung Selatan, mempunyai cara khusus mengurangi tindak kekerasan yang ada di dalam Lapas. Seperti halnya Lapas-Lapas yang ada, karena kelebihan kapasitas sehingga memungkinkan terjadinya tindak kekerasan.

Foto : Gelly
KPLP Lapas Kelas II A Kalianda Sutarjo, mendampingi Kepala Lapas Muchlis Adjie mengatakan, salah satu cara mengurangi tindak kekerasan adalah dengan cara pendekatan secara kemanusiaan, sehingga para napi yang berada di Lapas menganggap semua adalah saudara.

"Sebagai petugas Lapas, kita harus cepat menyikapi masalah yang ada, karena tidak ada masalah yang besar kalau tidak ada masalah yang kecil," ucap Sutarjo saat ditemui diruangannya, Senin (30/01)

Menurutnya, dengan jumlah tahanan yang ada sudah melebihi kapasitas, yang seharusnya hanya 250 orang napi, tetapi kenyataannya saat ini menampung sekitar 754 orang napi, pendekatan secara manusiawi sangatlah efektif.

Saat ditanya terkait isu tindak kekerasan yang dialami DD, Sutarjo mengungkapkan semua itu tidak benar. "DD ketakutan, karena takut dibuli sama tahanan lain karena kasus pencabulan, jadi dia buat cerita semacam itu," ujarnya.

Sementara itu DD yang ditemui ditempat terpisah, mengaku memang benar dirinya membuat cerita seolah-olah ia dianiaya oleh napi lainnya. "karena takut dibully," singkatnya.

Hal senada diungkapkan kakek napi yang menjadi tamping di lapas, ia mengatakan bahwa dd memang ketakutan akan dibully oleh napi lainnya. "DD membuat cerita semacam itu padahal bisa dilihat sendiri dan ditanyakan sendiri, bahwa kekerasan kepada dirinya tidak pernah terjadi," ungkap napi yang dihukum 15 tahun ini. (yb)