78 Rumah dan 320 Hektare Sawah di Lamsel Terendam Banjir

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Selasa, 21 Februari 2017

78 Rumah dan 320 Hektare Sawah di Lamsel Terendam Banjir

banner
Kalianda, KaliandaNews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan mencatat setidaknya ada 78 rumah dan 320 hektare sawah terbenam banjir akibat curah hujan yang tinggi sejak Senin sampai dengan selasa, (21/02/17).

Istimewa
Dari beberapa daerah rawan banjir yang berada di Lamsel, seperti Kecamatan Natar, Tanjung Sari, Seragi, Candipuro dan Palas, BPBD Lamsel mencatat saat ini sebanyak 65 rumah di Kecamatan Tanjung Sari terendam banjir 2 diantaranya hampir hanyut.

Sedangkan, sisanya 13 rumah serta 70 hektere sawah juga terendam banjir di Desa Banyumas, sementara di desa lainnya yakni Sinar Pasma 250 hektare sawah juga ikut terendam.

“Banjir yang terjadi ini semuanya akibat adanya tanggul yang jebol.” Ungkap Sekertaris BPBD Lamsel, Joko Siswan dikantornya.

Ia menuturkan, banjir yang terjadi di Lamsel saat ini adalah salah satu yang terburuk jika dibandingkan dengan banjir-banjir yang terjadi dua tahun belakang ini. “di Desa Sinar Pasma Candipuro bahkan tinggi air sampai dengan 1, 5 meter.” Terang dia.

Namun BPBD sampai dengan saat ini mengaku belum dapat memastikan apakah akan membuat posko bencana di titik-titik banjir tersebut, sebab menurut BPBD baik banjir di Tanjung Sari maupun Candipuro sudah mulai surut. “belum ada posko bantuan. Tenda darurat dan pengungsian juga belum.” Tukasnya.

Data tersebut kemungkinan masih akan terus bertambah mengingat masih banyak daerah rawan banjir yang belum terdata oleh BPBD Lamsel seperti Sidomulyo, Natar, Sragi dan Palas. (Kur)