Dianggap Lamban, Warga Desa Sidoharjo Way Panji Sebut Tak Percaya Inspektorat
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Kamis, 16 Februari 2017

Dianggap Lamban, Warga Desa Sidoharjo Way Panji Sebut Tak Percaya Inspektorat

banner
banner
KaliandaNews, Kalianda – Setelah sebelumnya Asisten Bidang Pemerintahan Lampung Selatan Supriyanto, S. Sos, kali ini Inspektur Inspektorat Lampung Selatan Joko Sapta memberikan keterangannya ihwal nasib Kades Sidoharjo Kecamatan Way Panji yang dituntut mundur oleh ratusan warganya (03/01/17) lalu.
Foto: Kepala Inspektorat Lamsel Joko Sapta (KN)
Hampir senada dengan Supriyanto, Joko menuturkan sampai dengan saat ini kasus tersebut masih sebatas tahap mendalami lantaran pihaknya tidak mau gegabah dalam memutuskan nasib Kades Sidoharjo tersebut.

“Sampai dengan saat ini kita masih pada tahap mendalami.” Ungkap Joko kepada KaliandaNews.com diruang kerjanya, (16/02/17).

Ia juga mengungkapkan dalam minggu ini pihaknya masih akan memanggil beberapa pelapor. “proses kita belum selesai, dalam satu dua hari ini kita masih mengundang para pelapor.” Terangnya.

Terpisah, Nurdin Sadar korlap aksi yang menuntut Kades Sidoharjo mundur mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja tim khusus Inpektorat yang sebelumnya sudah dibentuk dan diharapkan dapat menyelesaikan kasus tersebut.
“Sudah kita laporkan dikepolisian, kita gak percaya dengan Inspektorat. Mereka gak menyelidiki data, cuma ngambil data aja.” Kata Nurdin.

Ia mengungkapkan, prihal kasus tersebut ia dan sejumlah warga lainnya telah melaporkan kasus tersebut sejak bulan lalu dan pihak Polres Lamsel juga telah memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan.

“Saya melapor ke polisi sejak tanggal 10 bulan lalu (10 Januari 2017, red) . Kepala pasar, tukang salar, pembeli kios sudah dipanggil.” Jelasnya.

Setelah melapor, ia dan warga lainnya berharap agar kasus dugaan Pungli, Penyelewengan Dana Desa dan Perselingkuhan Kades Sidoarjo Way Panji itu bisa cepat selesai. “sekarang masih nunggu.” Tukasnya. (Kur)
banner