Pedasnya Harga Cabai Rawit di Lampung Tembus Rp. 130 Ribu Per Kg
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Sabtu, 11 Februari 2017

Pedasnya Harga Cabai Rawit di Lampung Tembus Rp. 130 Ribu Per Kg

Harga cabai yang mahal, para pedagang umumnya memilih menjual cabai rawit hijau
Bandarlampung, Kaliandanews.com - Harga cabai rawit di Kota Bandarlampung pada pekan kedua Februari tembus Rp130.000 per kg, bahkan melebihi harga daging sapi yang berkisar Rp90.000 hingga Rp120.000/kg.
Komoditi Cabai | net
Sejumlah pedagang menyebutkan harga cabai rawit merah masih yang tertinggi, yakni Rp130.000/kg, sedangkan cabai rawit hijau berkisar Rp90.000 hingga Rp100.000/kg.
      
Pekan lalu harga cabai rawit merah bahkan sempat mencapai Rp135.000/kg.

Sedangkan harga cabai merah besar mencapai Rp70.000/kg, cabai merah keriting Rp48.000/kg, cabai merah biasa Rp40.000/kg, dan cabai hijau Rp35.000/kg.

Sehubungan harga cabai yang mahal, para pedagang umumnya memilih menjual cabai rawit hijau, cabai merah biasa, dan cabai hijau agar masyarakat terjangkau membelinya. 

Para pedagang tidak hanya berjualan cabai di dalam pasar, tetapi juga di luar  areal Pasar Gudang Lelang, karena harga cabai yang tinggi menguntungkan bagi mereka.

"Harga cabai masih mahal, tetapi sudah turun tipis. Masalahnya adalah pasokannya sangat terbatas," kata Yuli, salah satu pedagang di Pasar Gudang Lelang Teluk Betung, Jum'at (10/2) kemarin.

Ia menyatakan bahwa cabai mudah membusuk, sedangkan masyarakat mulai mengurangi konsumsi bumbu masak itu, sehingga pedagang memilih menjual cabai dalam jumlah terbatas untuk menekan kerugian.

Musim hujan masih melanda wilayah Lampung, sehingga harga cabai diperkirakan sulit turun dalam waktu dekat, karena produksi cabai di tingkat petani anjlok. Sementara itu, harga bawang putih naik tipis, sedangkan harga bawang merah bertahan.

Menurut para pedagang, harga bawang putih kini mencapai Rp48.000/kg, sedangkan harga bawang merah Rp40.000/kg. (red) | sumber: Antara)