Tidak ada Akses Jalan, Banyak Warga Dusun Jelujur Natar Pilih Tinggalkan Kampung

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Rabu, 01 Maret 2017

Tidak ada Akses Jalan, Banyak Warga Dusun Jelujur Natar Pilih Tinggalkan Kampung

banner
Natar, Kaliandanews - Warga Dusun Jelujur Desa Rulung Mulya Kecamatan Natar Lampung Selatan, keluhkan tidak adanya akses jalan yang menghubungkan Desa ke Kota. Akibatnya, banyak warga desa Jejulur yang lebih memilih untuk meninggalkan desa yang dinilai sulit berkembang tersebut.

Foto: Kondisi Jembatan Penghubung 
Berdasarkan Informasi yang terhimpun, salah satu warga desa Jelujur berharap pemerintah bisa membangun sebuah Jembatan Gantung agar masyarakat bisa memiliki akses jalan ke kota, mengingat Desa tersebut memiliki Sumberdaya Pertanian yang cukup baik.

"Desa kami memiliki Sumberdaya pertanian yang cukup banyak, tapi karna tidak adanya akses jembatan, desa kami jadi terisolir. Sudah banyak juga orang yang pindah dari desa kami karena belum adanya kemajuan dan perubahan di desa kami. Padahal Desa kami terletak tidak jauh dari daerah pesawaran dan untuk menuju kota metro juga lebih dekat" Tutur Indra Wijaya melalui media sosial. (1/3).

Ia menambahkan, jika Desa jejulur sudah memiliki akses jalan yang layak, kemungkinan desa tersebut bisa lebih berkembang dan lebih maju kedepannya.

"Bila ada jembatan gantung mas, otomatis daerah kami (jejulur) akan lebih ramai dan maju, karna jalan ini juga penghubung jalan ke kota" ujarnya.

Kendati demikian, saat disinggung langkah apa yang sudah ditempuh warga, dirinya mengaku sudah kerap kali mengajukan proposal kepada pemerintah, mulai dari era kepemimpinan sebelumnya hingga kepemimpinan saat ini. Namun belum mendapat tanggapan dari Pemerintah Daerah.

"Sudah pak itu, sudah sangat sering kami ajukan proposal, mulai dari bupati sebelumnya hingga yang sekarang, tapi sampai sekarang blum ada tanggapan apapun dari pemerintah" Turup Indra.

Menyikapi hal itu, Camat Natar Setiawansyah, A. P., M. Si. menuturkan, sementara ini pihaknya terlebih dahulu akan menghubungi kepala desa, untuk mengetahui kondisi desa tersebut.

"Terimakasih banyak atas informasinya, nanti saya akan langsung telfon kadesnya dulu. Insyallah nanti jika ada kesempatan kita akan kunjungi desa itu" Pungkas Camat Natar yang baru di Lantik pada Januari lalu melalui sambungan telfon. (nz)