Berantas Pungli di Samsat, Pemprov Lampung Dorong Samsat Terapkan Sistem Online
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Kamis, 20 April 2017

Berantas Pungli di Samsat, Pemprov Lampung Dorong Samsat Terapkan Sistem Online

samsat lampung
Sekretaris daerah Provinsi Lampung Sutono (tengah) saat mempimpin Rapat Koordinasi Tim Pembina Samsat di Swiss-Bell Hotel, Selasa (18/4) (Foto: Humas Pemprov lampung)
Kaliandanews.com - Untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan pelayanan Samsat, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong Samsat dan PT. Jasa Raharja untuk meningkatkan pelayanan. Hal ini diungkapkan saat Rapat Koordinasi Tim Pembina Samsat Provinsi Lampung di Swiss-Bell Hotel, Selasa (18/04/2017) kemarin.


Dalam arahan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono ketika memimpin rakor tersebut mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung akan meningkatkan pelayanan Samsat menjadi Samsat Penuh di Kabupaten Mesuji dan Pesawaran.


Untuk itu perlu dibangunnya komitmen bersama antara jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Polda Lampung, PT. Jasa Raharja, Bank Lampung serta stakeholder terkait lainnya dalam mendukung rencana Program Gubernur Lampung tersebut dalam ranhka meningkatkan pendapatan daerah melalui terobosan dan perbaikan pelayanan Samsat.


Apalagi saat ini Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung adalah terbaik di Pulau Sumatera, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.


Selain itu dalam rakor ini pun turut dilakukan singkronisasi penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotot serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dengan kepolisian dan PT. Jasa Raharja.


"Terkait dengan peningkatan pendapatan dari sumber pajak, komitmen bersama dengan menandatangani Pakta Integritas seluruh lnstansi pada semua tingkatan, menambah jam pelayanan, menambah loket pelayanan, perlu juga membangun sistem online yang terintegrasi untuk mengurangi pungutan liar dan tindakan korupsi. Perbaikan sistem IT yang digunakan, Singkronisasi data yang diolah dari sistem yang dimiliki Kepolisian, Samsat, maupun Bank Lampung sehingga pelayanan akan semakin cepat", tambahnya (red | rls)