Disdikbud Lampung Distribusikan 1.298 Dus Soal UN ke Seluruh Kabupaten/Kota
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Minggu, 02 April 2017

Disdikbud Lampung Distribusikan 1.298 Dus Soal UN ke Seluruh Kabupaten/Kota

Bandarlampung, Kaliandanews.com - Jelang pelaksanaan Ujian Nasional 2017 tingkat SMA sederaja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung telah mendistribusikan naskah soal Ujian seluruh kabupaten dan kota dengan pengawalan ketat untuk menghindari kebocoran soal.
Ilustrasi | net
"Masing-masing mobil pembawa naskah soal UN itu dikawal satu personel kepolisian dan pengawasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Sulfakar, di Bandarlampung, Minggu (2/4)

Ia menjelaskan, dalam pendistribusian naskah soal UN 2017 tersebut terdapat beberapa naskah kabupaten dijadikan satu kendaraan, seperti Tanggamus, Pringsewu, dan Pesawaran.

Selain itu, ada juga naskah hanya untuk dua kabupaten seperti Lampung Utara dan Waykanan, dan sendirian seperti Kabupaten Lampung Tengah, Kota Bandarlampung, dan Kabupaten Lampung Selatan.

Sulpakar menjelaskan penyebab lain pendistribusian soal UN satu kendaraan karena beberapa sekolah di kabupaten/kota telah mengikuti ujian nasional berbasis komputer.

"Jumlah soal ujian berkurang karena ada yang melaksanakan UNBK, khusus Kota Metro seluruhnya melaksanakan UNBK, sehingga yang dikirimkan naskah ujian khusus paket C saja," kata Sulfakar lagi.

Mantan Penjabat Wali Kota Bandarlampung itu menjelaskan sebanyak 1.298 dus berisi soal UN yang akan didistribusikan ke kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung, dengan 42.219 siswa yang akan mengikuti UN.

Soal ujian nasional itu diangkut menggunakan 7 mobil truk colt diesel yang dikawal oleh seorang aparat kepolisian dan 2 orang dari Disdikbud Provinsi Lampung.

Penempatan naskah UN 2017 pada masing-masing kabupaten dan kota itu, menurutnya, pada Dinas Pendidikan masing-masing kabupaten dan kota yang telah menyiapkan tempat khusus untuk penyimpanan naskah tersebut.

"Kami hanya mengantarkan ke kabupaten dan kota saja, untuk teknis selanjutnya diserahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masing-masing," kata Sulfakar yang juga pernah menjabat Kepala Biro Aset dan Perlengkapan Provinsi Lampung itu pula.

Wakil Direktur Sabhara Polda Lampung AKBP Anang Tri memastikan pengawalan dilakukan hingga naskah soal UN itu tiba ke tempat penyimpanan.

"Saya pastikan seluruh personel polisi yang mengawal hingga ke titik simpan bisa bekerja secara maksimal," kata dia pula.
ANTARA