Ini Diskusi Literasi bukan Terasi
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Minggu, 09 April 2017

Ini Diskusi Literasi bukan Terasi

Kaliandanews.com - Komunitas penggiat Literasi seprovinsi Lampung mengadakan diskusi bertajuk "Sinergi dan Kolaborasi Komunitas Taman Baca, Penulis dan Penerbit Lampung" di Aura Publishing 2 Sukarame Bandar Lampung.
Acara yang di gagas oleh Aura Publising pimpinan ikhsan ini di ikuti SKPD terkait Dinas Perpustakaan Daerah Lampung, Dinas Kehutanan provinsi Lampung, Staf Ahli DPRI III, Pemerhati Perpustakaan dan komunitas literasi.
Dalam acara Diskusi Literasi setiap peserta membawa buku bacaan yang di Donasikan kepada komunitas penggiat Literasi yang sudah di tunjuk oleh panitia salah satunya Armada Pustaka Lampung yang di wakili Sugeng Hariyono Motorpustaka .

Dalam acara ini mendiskusikan  Giat Literasi di Lampung, ada 40 rumah baca, taman baca, griya baca, jendela baca, Perpustakaan Desa dan Pustaka Bergerak di Lampung yang selama ini sangat kesulitan mendapatkan koleksi buku-buku bacaan yang bisa di akses oleh masyarakat di lingkungan masing masing. Dan ini menjadi diskusi serius karena sebenarnya banyak masyarakat, pemerintah pusat yang menyiapkan bantuan buku untuk di Donasikan untuk pengiat Literasi di Lampung akan tetapi  biaya pengiriman ke daerah dari donatur yang mahal sehingga menjadi kendala.

Sugeng Hariyono (Motorpustaka/Lampung Selatan) mengusulkan dalam kesempatan diskusi Literasi ini bagaimana jika pemerintah daerah dan Pemerhati Perpustakaan mengupayakan program " FRE CARGO LITERASI ", Sugeng menjelaskan bahwa sistematik program ini yaitu dalam satu momen yaitu bisa satu bulan sekali, dua bulan sekali atau tiga bulan sekali . Disini pemerintah dan pemerhati Perpustakaan di harapkan bisa memfasilitasi  untuk bermitra dengan BUMN PT Pos Indonesia, Perusahaan swasta pengiriman barang,  cargo pesawat.

Dalam diskusi ini juga diharapkan bisa memfasilitasi kegiatan kegiatan komunitas Literasi maupun perseorangan yang selama ini sudah bergerak. Bukan hanya itu dalam acara ini komunitas komunitas Literasi, pemerhati Perpustakaan, pengiat Literasi bisa saling terhubung dan bisa saling share kegiatan ini akan membuat Gerakan Lampung Membaca bisa menjadi Gerakan nyata bukan hanya sebuah canangan.

Bukan hanya itu dalam diskusi ini juga di gagas untuk membentuk Forum Literasi Lampung yang mewadahi para penggiat Literasi diantaranya penulis, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Rumah Baca, Teras Baca,  Penerbit, Jurnalis, Budayawan, sastrawan, penggiat Literasi individu maupun kelompok. (*)