Peringati Hari Buku Sedunia, Anak-Anak Pasuruan Lamsel Serbu Lapak Motorpustaka
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Minggu, 23 April 2017

Peringati Hari Buku Sedunia, Anak-Anak Pasuruan Lamsel Serbu Lapak Motorpustaka

Penengahan, Kaliandanews - Tahukah anda, bahwa 23 April merupakan Hari buku sedunia. Mungkin ada yang sudah tahu tapi tentu masih banyak yang belum mengetahuinya.
Foto: ist


Hari Buku Sedunia, dikenal pula dengan Hari Buku dan Hak CiptaSedunia dan Hari Buku Internasional, merupakan hari perayaan tahunan yang jatuh pada tanggal 23 April yang diadakan oleh UNESCO untuk mempromosikan peran membaca, penerbitan, dan hak cipta.
Dikalangan pecinta literasi, Hari Buku Sedunia (World Book Day) selalu dimanfaatkan untuk menyelenggarakan berbagai event yang menarik, mulai dari kegiatan amal hingga mengadakan bazar serta baca buku bersama.

Salah satunya yang dilakukan oleh penggiat literasi dari Lampung Selatan yaitu Motorpustaka, yang membuka lapak baca di halaman Gedung PGRI Desa Pasuruan kecamatan Penegahan kabupaten Lampung Selatan, Minggu (23/4).
Foto: ist
Dengan kegiatan ini Motorpustaka mengajak masyarakat terutama anak anak untuk membaca, bukan hanya sekedar membaca melainkan membaca menjadi kebutuhan. 670 buku dari 642 judul disuguhkan dalam kegiatan ini. Anak-anak tampak antusias bahkan berebutan mengambil buku-buku yang tersedia.

Menurut Sugeng Hariyono sang pengeloa Motor Pustaka, Bahwa Motor Pustaka tentu tidak ingin kehilangan momen untuk memperingati hari buku sedunia, sebab manfaatnya sangat banyak salah satunya mendorong semua pihak untuk gemar membaca.

"Bagi dunia literasi, tanggal 23 April itu sangat penting, karena setiap tanggal tersebut biasanya semua elemen, baik pemerintah, swasta maupun pekerja sosial selalu membangkitkan kembali budaya baca kepada masyarakat, salah satunya ya ini (membaca bersama)" Terang Sugeng.

Disinggung terkait harapan kedepannya, Sugeng Hariyono menuturkan bahwa Hari Buku Sedunia ini dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat, karena bagaimana pun manusia tidak akan pernah lepas dari buku atau baca membaca.

"Ya memang kita akui, Hari Buku ini belum memasyarakat, sangat wajar karena belum sepopuler hari-hari lainnya seperti Kartini, apalagi  17 an" Kata Sugeng

"Tapi makna di balik hari buku sama baiknya dengan hari Kartini lho. Soalnya sama-sama menyangkut soal pentingnya pendidikan." Katanya lagi.

Bacalah, karena buku sahabat terbaikmu sepanjang waktu. Bacalah, karena kualitas dirimu bergantung pada kualitas bacaanmu

“Bukalah bukumu dan bacalah bukumu Jangan sampai ia berdebu dan Jangan lupa baca bukumu ya Selamat hari buku sedunia” Tutup Sugeng yang baru baru ini mendapat apresiasi dari PLN Lampung atas dedikasinya mengembangkan dunia literasi di Bumi Khuwa Jurai.

(Red)