Zainudin Apresiasi Perubahan di RSUD dr. H. Bob Bazar S.km yang Signifikan
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Rabu, 19 April 2017

Zainudin Apresiasi Perubahan di RSUD dr. H. Bob Bazar S.km yang Signifikan

Kalianda, Kaliandanews - Dalam waktu 3 (Tiga) Bulan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Bob Bazar S.km, mampu memberikan perubahan yang signifikan. Hal tersebut disampaikan oleh orang nomor satu di Lampung Selatan Bupati Zainudin Hasan, saat memberikan arahan pada acara Coffe Morning bersama Jajaran RSUD dr. H. Bob Bazar S.km, di Aula Pertemuan RSUD, Rabu (19/4).
Bupati Zainudin Bersama Direktur RSUD Bob Bazar S,km saat meninjauh Fasilitas RS.
Dalam arahan tersebut, Zainudin mengutarakan apresiasinya atas perubahan itu. Menurutnya, walaupun Dana APBD belum dikucurkan, pihak rumah sakit sudah menunjukan hasil yang signifikan untuk meningkatkan kulitas Rumah Sakit.

"Dalam Tiga Bulan ini, Rumah Sakit Bob Bazar sudah mengalami perubahan yang signifikan. Inikan belum ada kucuran dana dari APBD, ini baru hanya internal saja, kebersihan juga sudah cukup memadai, walaupun kecil kecil sudah ada perubahan. Hanya jika masih ada komentar2 yang negatif di media sosial, orang tersebut mungkin pengalaman masa lalu tidak melihat hari ini" Puji Bang Din itu.

Terlebih Zainudin juga menghimbau kepada Netizen yang kerap kali memberikan komentar Negatif, untuk tidak menilai sisi Negatifnya saja. Sebab, menurutnya hal itu tidak baik jika hanya memberikan nilai Negatif saja.

"Jadi kalau kita mau jujur kita harus memberikan apluse yang sungguh luar biasa. Karna dengan menghantam orang terus juga tidak baik. Karna tentu tidak semudah membalik telapak tangan"

Lebih Lanjut Zainudin juga tak lupa memberikan apresiasinya terhadap kinerja Direktur RSUD dr. H. Bob Bazar S.km, dr. Diah Anjarini. Dikatakannya, walapun Direktur tersebut terbilang baru menjajakan kakinya di RSUD, namun ia (dr. Diah) mampu memberikan perubahan yang nyata di RSUD.

"3 bulan itu ukurannya untuk orang awam baru belajar pengenalan, tapi karna ibu Diah memiliki pengalaman di puskesmas, ia bisa menerapkannya di RS. Yang penting kata kuncinya jadi seorang pemimpin harus menjadi panutan" Tungkas Zainudin. (Nz)