Dianiaya dan Diancam Dibunuh Oknum PNS Lamsel, Heri Lapor Polisi
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Kamis, 11 Mei 2017

Dianiaya dan Diancam Dibunuh Oknum PNS Lamsel, Heri Lapor Polisi

Kalianda, KaliandaNews – Heri Susanto, korban pemukulan dan ancaman pembunuhan oleh WG salah seorang PNS di salah satu sekolah dasar di Desa Bangun Rejo Kecamatan Ketapang dan keponakannya CA melapor ke Polsek Penengahan Lampung Selatan.

Heri Susanto melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian lantaran merasa nyawanya terancam dan tidak terima dengan perlakuan yang diterimanya oleh kedua terlapor.

Ia menceritakan, kejadian tersebut bermula saat usahanya sedang jatuh sejak pertengahan tahun lalu. Sejak saat itu istrinya yang merupakan keponakan WG dan kakak dari CA menginginkan perceraian namun tidak digubris oleh Heri lantaran Heri masih mencintai sang istri.

Pihak keluarga istri yang mengetahui hal tersebut memperlakukan Heri dengan kurang baik lantaran dianggap tidak tahu diri karena dianggap memberatkan sang istri, padahal meskipun sedang bangkrut Heri masih memberi jatah bulanan sebesar 1 juta kepada sang istri diluar uang jajan anak dan keperluan lainnya. Bahkan sebelum bangkrut Heri sempat membelikan istrinya kendaraan jenis Honda HRV untuk transportasi.

“Mereka mengancam saya. Adik istri saya dan pamannya sempat mau nujah saya tapi saat itu ada yang melerai. Saya juga sempat dicekik. Saya hanya ingin mempertahankan rumah tangga saya, saya sangat menghargai paman dan adik ipar saya tapi mereka terus mengancam dan inging membunuh saya.” Terang Heri kepada KaliandaNews, (10/05/17).

Merasa terancam, Heri melaporkan paman dan adik iparnya ke Polsek Penengahan 1 Mei 2017 lalu lantaran khawatir terjadi sesuatu terhadap dirinya. “sebab saya mau pulang sudah tidak berani, karena dia mengancam akan membunuh saya dan memotong kaki saya.” Tutur dia.

Polsek Penengahan yang menerima laporan tersebut mengatakan akan segera memanggil terlapor ke Polsek Penengahan untuk dimintai keterangan.

“Kita segera akan proses laporan saudara Heri. Saat ini kami sedang menunggu disposisi dari pak kapolsek, kami juga masih menunggu hasil visum saudara Heri, setelah itu selesai kami akan langsung memanggil terlapor.”ungkap salah seorang penyidik di Polsek Penengahan yang juga menerima laporan, Brigpol Sandi. N. (Red)