Dirazia Polisi, Pelajar SMP ini Mengaku Punya SIM "M"
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Selasa, 16 Mei 2017

Dirazia Polisi, Pelajar SMP ini Mengaku Punya SIM "M"

Kaliandanews.com -  Seorang pelajar SMP terkena razia aparat saat mengendarai motor. Namun pelajar tersebut  mengaku punya Surat Izin Mengemudi. Tapi yang unik SIM-nya bukan SIM C tapi disebutnya sebagai SIM M. Polisipun dibuat bingung.
Sim m fakfak
SIM M | Foto: ist
Dilansir dari detik oto, Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video yang sedang viral di media sosial Facebook dari akun Eduard Rumbrapuk.

Dari video tersebut terlihat seorang yang mengaku anak SMP ditangkap oleh polisi dan mengaku memiliki SIM 'M'.

"Kau bawa SIM, SIM apa," tanya Bripka Nelson Yarisitou anggota Satlantas Polres Fakfak yang melakukan razia pada video tersebut.

"SIM M," jawab anak tersebut.

"Tapi SIM betul yang tanda tangan siapa,?" tanya Bripka Nelson.

"Kepala distrik Fakfak tengah," jelas anak itu.

Anak yang mengaku duduk di bangku SMP kelas satu itu mengatakan SIM M yang dimilikinya dikeluarkan langsung oleh Kepala Distrik Fakfak Tengah dan SIM tersebut disimpan oleh ibunya.

Razia tersebut baru terjadi pada 9 Mei pekan lalu. Dari foto yang diterima detikOto dari Kombes Priyanto dari Dirlantas Papua Barat, terlihat memang SIM tersebut tertulis 'M' di bagian atas kanan dan di bawahnya terdapat tambahan tulisan Fakfak.

Dan di bagian bawah yang biasanya ditandatangani oleh pihak kepolisian, SIM M ini justru ditandatangani oleh Kepala Distrik Fak Fak Tengah. Bukan oleh Dirlantas Polda setempat seperti biasanya.

SIM M singkatan dari SIM Motor kali ya? Ada-ada saja. Ada beberapa tipe SIM yang berlaku, mulai dari SIM A (mobil), C (Motor), B (kendaraan berat), D (untuk penyandang cacat).

Polisi memastikan SIM itu palsu. Tidak ada yang namanya SIM M.

"Itu hoax. Nggak ada itu yang namanya SIM M, jangan percaya hoax," ungkap Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Brigjen (Pol) Chrysnanda Dwilaksana saat dihubungi detikOto, Selasa (16/5/2017). (Red)