Polres Lamsel Amankan 14 Tersangka Kasus Narkoba, Kapolda : Saya Mau Yang Ditembak Mati Bertambah
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Rabu, 02 Agustus 2017

Polres Lamsel Amankan 14 Tersangka Kasus Narkoba, Kapolda : Saya Mau Yang Ditembak Mati Bertambah

Kalianda, Kaliandanews - Kapolda Lampung Irjen Sudjarno merilis hasil tangkapan narkoba Polres Lamsel pasca operasi Ramadniya 2017, (02/08/17).

Dalam rilis tersebut pihak kepolisian mengamankan setidaknya 14 tersangka yang sebagian besar diciduk di seaport interdiction Bakauheni dan hasil pengembangan dari tangkapan-tangkapan yg dilakukan oleh Sat Narkoba Lamsel yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Lamsel Iptu Ari Satriawan.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan oleh Sat Narkoba Polres Lamsel yakni Ganja sebanyak 60 kilogram 2 kilogram Sabu-sabu, 4.617 butir ekstasi dan pil Erimin 5 sebanyak 2.400 butir.

"Ini adalah hasil tangkapan satu bulan terakhir pasca operasi ramadniya, sesuai dengan apa yang kita perkirakan jalur Trans Sumatera sangat rentan peredaran narkoba." Ungkap Sudjarno kepada sejumlah awak media di loby Polres Lamsel.

Karena peredaran narkoba yang semakin hari semakin menjadi-jadi, Sudjarno lagi-lagi mengancam para bandar yang ada di Lampung untuk berfikir ulang saat ingin mengedarkan narkoba.

"Komitmen Polda Lampung, narkoba harus memberantas, mereka bukan hanya jaringan biasa tapi mereka juga jaringan yg besar, seharusnya ditembak mati." Tegas lulusan Akpol 1984 tersebut.

Apa uang dikatakan oleh Sudjarno sendiri bukanlah isapan jempol belaka, pasalnya sejak dirinya menjabat sebagai Kapolda Lampung tercatat sudah ada sebanyak 11 bandar narkoba di Lampung yang ditembak mati lantaran saat akan diciduk oleh pihak Kepolisian.

"Sekarang memang baru 11 orang bandar narkoba yang sudah ditembak mati di Lampung. Saya maunya nambah lagi supaya menjadi peringatan bagi para bandar." Kata dia. (Kur)