Zainudin Hadiri Ngaben Massal di Balinuraga
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Rabu, 09 Agustus 2017

Zainudin Hadiri Ngaben Massal di Balinuraga

Lampung Selatan, Kaliandanews – Salah satu untuk menjaga kerukunan umat beragama, Bupati Lampung Selatan DR. H. Zainudin Hasan,.M.Hum mengharapkan setiap kegiatan keagamaan yang ada dapat didaftarkan ke Dinas Pariwisata dan Budaya setempat.
Hal itu dikarenakan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masing-masing umat beragama sesuai kepercayaannya selain taat beragama juga dapat dijadikan sebagai event Kebudayaan yang ada di Lampung Selatan, seperti halnya kegiatan Upasaki (Ngaben Massal) Banjar Siderahayu yang sedang dilaksanakan oleh Umat Hindu saat ini.
“Saya berharap nanti kalau ada acara keagamaan seperti ini (Ngaben Massal_red) untuk didaftarkan di Dinas Pariwisata dan Budaya. karena ini merupakan suatu event kebudayaan di Lamsel ini,” ujar Zainudin Hasan menghadiri acara Upasaki (Ngaben Massal) Banjar Siderahayu Di Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu, (09/08/17).
Zainudin mengatakan, jika setiap kegiatan keagamaan ‎masing-masing umat beragama yang ada di Kabupaten Lampung Selatan terdaftar, tentunya akan diketahui masyarakat sehingga dapat saling menghargai dan menghormati satu sama lain.
“Agar semua masyarakat mengetahui kegiatan keagamaan umat lain demi menjaga kerukunan umat beragama,” ‎kata Adik kandung Ketua MPR RI Zulkifli Hasan ini.
Menurut Zainudin, acara Ngaben ini merupakan salah satu kegiatan keagamaan bagi Umat Hindu yang mana didalamnya terkandung nilai-nilai Seni dan Budaya.
“Ngaben inikan kegiatan keagamaan Umat Hindu, yang mana didalamnya terkandung nilai Seni dan Budaya yang mana menunjukkan bahwa semua yang di Lampung ini orang lampung meskipun berbeda-beda adat dan kebudayaannya. karena kita inikan Bhineka Tunggal Ika,” imbuhnya.
Dilain sisi kata Zainudin, saat ini banyak yang mengatakan Berjiwa Pancasila atau Pancasilais tetapi tidak taat melaksanakan Ibadah dan aturan didalam agamanya masing-masing.
“Zaman sekarang banyak yang mengatakan “saya Pancasila” ya bisa dibilang Pancasilais, akan tetapi tidak melaksanakan ibadah sesuai agamanya sendiri,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, dalam acara tersebut dihadiri juga oleh Asisiten Bidang Pemerintahan, Supriyanto, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lampung Selatan, I Ketut Sukerta, Kepala Bagian (Kabag) Bina Mental Spiritual (BMS) Lampung Selatan, AH Firdaus, Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Protokol Lampung Selatan,Ariswandi, SH. MH, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Hindu, dan segenap Masyarakat Desa Balinuraga. (Red).