Box Saluran Air di STA 97 JTTS sebabkan Banjir di Desa Way Sari Natar
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Selasa, 05 September 2017

Box Saluran Air di STA 97 JTTS sebabkan Banjir di Desa Way Sari Natar

Natar, Kaliandanews – Warga Desa Way Sari Kecamatan Natar Lampung Selatan melakukan Rembuk Desa bersama PT Hutama Karya dan PT Adhi Karya. Hal itu dilakukan terkait dengan pembuatan Box saluran air yang dikerjakan Perusahan tersebut telah menyebabkan banjir di Desa setempat, Selasa (5/9).
Foto: Peninjauan lokasi  di STA 97 JTTS bersama Pihak perwakilan PT. HUTAMA KARYA, PT. ADHI KARYA, KEcamatran Natar, Kepala Desa, Anggota DPRD Lamsel, serta aparat kepolisan 
Hadir pada Rembuk Desa tersebut, seluruh masyarakat Desa Way sari, Waris Basuki,SH Anggota DPRD Lampung Selatan, pihak PT. Hutama Karya yang diwakili Agus Susanto, PT. Adhi Karya yang juga diwakili Rudi, serta kepala Desa Way Sari dan aparat kepolisian setempat.

Berdasarkan data yang diperoleh kaliandanews, beberapa tokoh masyrakat menginginkan agar pada saat menganalisa ulang tertkait saluran tersebut. Pihak Perushaan seharusnya melibatkan warga setempat.

“Seharusnya pihak peusahaan melibatkan masyarakat pada saat melakukan proses analisa, karena masyarakat yang mengetahui kondisi air ketika di musim penghujan dan jangan terkesan asal membangun tanpa analisa sosial dan lingkungan walaupun secara teknis dapat dibenarkan” Tegas Muhamad Yusuf
Foto: Proses Rembuk Desa Way Sari Kecamatan Natar
Waris Basuki yang juga merupakan daerah setempat juga menambahkan, pada saat pembuatan Box saluran air, seharusnya pihak perusahaan melakukan peninjauan ulang, karena Box saluran tersebut dinilai terlalu kecil dan tidak mampu menampung debit air.

“Hal ini mengakibatkan banjir, baik di dusun 2 maupun dusun 5 Desa Way Sari, oleh karena itu melalui dialog ini pihak HK dan Adikarya dapat merespon aspirasi masyarakat, jangan sampai pembangun jalan tol tersebut menyisakan penderitaan bagi masyarakat” Jelas Basuki.

Sementara pihak PT. Hutama Karya mengatakan, pihaknya siap untuk membuka diri terhadap keluahan masyarakat. Pihaknya juga siap apabila masyarakat meminta untuk dilakukan nya pelebaran Box saluran air tersebut.

“Pihak kami siap untuk membuka diri terhadap keluhan masyarakat yang meminta untuk melebarkan Box saluran air di desa Way Sari dusun 1,2 dan dusun 5. Selain itu juga akan berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan tersebut dan meminta kepada PT. ADI KARYA selaku pelaksana pekerjaan tersebut, untuk segera menambah ataupun melebarkan bok saluran pembuangan air” Papar Agus Susanto.

Dilain pihak, Kasat Intelkam polres Lamsel AKP Riki Ganjar Gumilar sangat apresiasi terhadap semangat dialog di Desa Wai Sari. Menurutnya pihak warga dan pelaksana pembangunan jalan tol bersedia saling duduk bersama untuk mencari solusi permasalahan. (nz)