Infonya Bisa Sembuhkan Penyakit, Kemenkes Warning KanGen Water
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Senin, 27 November 2017

Infonya Bisa Sembuhkan Penyakit, Kemenkes Warning KanGen Water

Kangen water
Kangen Water.doc
Kaliandanews- KanGen Water terus menjadi perbincangan hangat, pasalnya dalam iklannya menjanjikan manfaat untuk obat dari ragam penyakit. Padahal, untuk izin edar dan pengemasannya saja belum diberikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPOM Penny K. Lupito, Senin (27/11/2017), di Kantor BPOM, Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Menurutnya, KanGen Water sendiri sebenarnya sudah ditindaklanjuti keberadaannya sejak tahun 2014 silam.

"Saat itu ditemukan, dilakukan pemeriksaan dan penindakan yang mengedarkan Kangen Water. Tidak boleh menggunakan peralatan tersebut karena belum memenuhi persyaratan yang ada. Belum ada uji keamanan dan mutu dari produk KanGen Water," tegas Penny.

Sejak awal penindakannya, sebenarnya sudah dilakukan penarikan produk KanGen Water hingga dua kali. Akan tetapi, belakangan air kemasan ini kembali muncul.

Ditambah lagi, masih menurut Penny, iklan dari produk KanGen Water sangat menyesatkan masyarakat. Seharusnya, tidak boleh ada produk makanan maupun minuman yang mengklaim bisa mengobati penyakit tertentu.

"Intinya KanGen Water itu kalau dikonsumsi pribadi ya tidak ada otoritas BPOM, tapi kalau sudah dikemas dan diedarkan artinya tidak memenuhi ketentuan karena tidak dapat izin edar," tutupnya.

Kementerian Kesehatan sendiri telah melakukan pemeriksaan terhadap produk mesin purifikasi yang diperdagangkan oleh PT EI pada 10 November 2017.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Kemenkes menginstruksikan kepada PT. EI untuk:

1. Menarik semua brosur terkait informasi yang mengklaim produk mesin kangen water yang "telah diakui negara" (Kementrian Kesehatan RI)
2. Menarik semua brosur yang terkait informasi yang mengklaim bahwa produk mesin kangen water sebagai "medical device"
3. Tidak boleh mengklaim bahwa produk mesin ionisasi (water electrolysis) sebagai produk yang dapat "menyehatkan dan/atau menyembuhkan"
4. Kemenkes juga menghimbau PT. EI agar menindaklanjuti hasil pemeriksaan dalam waktu 7 (tujuh) hari.

Dari hasil penelusuran di internet untuk harga satu unit mesin pembuat kangen Water sendiri dibanderol hingga Rp. 68.740.000 untuk tipe superk501. Sementara yang paling murah Rp. 25 jutaan tipe leveluk-R.



Selain menjual mesin, kanGen Water juga menjual dalam bentuk air kemasan yang harganya puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.(Red)