Rapat Paripurna, DPRD Lamsel Tolak Tiga Ranperda
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Kamis, 16 November 2017

Rapat Paripurna, DPRD Lamsel Tolak Tiga Ranperda

Rapat paripurna DPRD Lamsel

Kalianda, Kaliandanews - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Lampung Selatan menolak tiga dari delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Lamsel.

Penolakan ranperda tersebut disampaikan oleh delapan Fraksi partai politik yang ada di DPRD Lampung Selatan, dalam Sidang Paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat, (15/11/17).

Fraksi yang menolak ranperda tersebut diantaranya Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Waris Basuki yang mengatakan bahwa ketiga Ranperda yang ditolak tersebut yakni, tentang Pencabutan Perda No.11/2013 tentang sarang burung walet, ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 6/2015 tentang Pemerintahan desa dan BPD dan serta Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 5/2015 tentang Perubahan Perda Nomor 1/2014 tentang Penyertaan Modal atas PT Bank Lampung dan PD Tirtajasa.

Sedangkan lima Ranperda yang diterima oleh DPRD lampung Selatan adalah Ramperda tentang Pendidik PNS, perubahan tentang pengelolaan barang milik daerah, perubahan tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, perubahan tentang pencabutan Perda Nomor 7/2012 tentang Restribusi perganian biaya cetak KTP dan KK serta Akte Kelahiran, serta perubahan tentang pencabutan Perda Nomor 8/2014 tentang Rencana Zonasi wilayah pesisir dan pulau pulau kecil kabupaten Lampung Selatan.

Sementara dari delapan Fraksi yang ada di DPRD Lampung Selatan, yang setuju terhadap Ranperda tersebut yakni Fraksi PDIP dan Fraksi PAN sedangkan 6 fraksi lainnya yang menolak 3 Ramperda tersebut adalah Fraksi PKS Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi PKB Hanura,

Hal senada juga diaampaikan oleh Drs. Sukarnen dari Fraksi Demokrat yang mengatakan bahwa penolakan ketiga Ranperda tersebut karena masih perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut dan masih relefan serta layak dengan harapan dapat menambah PAD pada tahun anggaran untuk tahun tahun mendatang. (Kur