Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Lamsel Turunkan 745 Personil
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Kamis, 21 Desember 2017

Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Lamsel Turunkan 745 Personil

AKBP. M. Syarhan saat mengecek kesiapan anggotanya

Kalianda, Kaliandanews - Kepolisian Resort Lampung Selatan, menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Krakatau 2017, Kamis pagi, (21/12/17).

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Krakatau 2017, dilaksanakan di Lapangan Korpri Pemkab Lamsel dan dihadiri oleh Asisten Bupati Bidang Pemerintahan, Supriyanto, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0421 Lamsel, Kepala BNN Lamsel, AKBP. Bayu Adhi, Kejari Kalianda serta undangan lainnya.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP. Muhammad Syarhan, membacakan sambutan tertulis Kapolri yang mengatakan bahwa Operasi Lilin Krakatau 2017 kali ini mengedepankan kegiatan preventif, selain kegiatan intelijen di lapangan.

"Operasi Lilin Krakatau Tahun 2017, dilaksanakan mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan tanggal 1 Januari 2018. Kita terjunkan 745 personil yang disebar disejumpah Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu. Untu Pos Terpadu, kita ada di 2 tempat, yakni di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni dan Di Bandara Radin Inten, Natar. Untuk Pos Pantau kita sebar sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dan Jalan Lintas Timur (Jalinsum), dari Natar sampai Bakauheni," ujar Muhammad Syarhan, saat diwawancarai awak media, usai acara Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Krakatau 2017, di Lapangan Korpri, Pemkab Lamsel.

Syarhan menambahkan, selain pengamanan arus mudik di pelabuhan dan jalan raya, ratusan personil kepolisian juga disebar untuk mengamankan proses ibadah umat Kristiani jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

"Untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, kita terjunkan 234 personil Kepolisian yang bertugas menjaga dan mengamankan peribadatan di Gereja-Gereja sepanjang wilayah Lampung Selatan. Kita akan all out mengamankan, sama seperti pola pengamanan Operasi Ramadniya yang lalu," tukas Muhammad Syarhan. (Kur)