Camat Diminta Tak Cuma Diam, Zainudin: Bukan Cuma Perusahaannya di Blacklist Termasuk Orangnya
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Senin, 11 Desember 2017

Camat Diminta Tak Cuma Diam, Zainudin: Bukan Cuma Perusahaannya di Blacklist Termasuk Orangnya

KALIANDA, KALIANDANEWS - Terkait kwalitas proyek pengerjaan jalan di Lampung Selatan, yang kerap kali dikeluhkan masyakarakat, Bupati Zainudin Hasan menegaskan akan Memblacklist Perusahaan berikut dengan pemilik proyek atau rekanan proyek tersebut. Hal itu disampaikannya usai acara silaturahmi dan pengarahan Bupati dengan Pejabat Esselon III & IV serta KUPT pada Dinas PU & PR serta para Camat di Aula Krakatau Setdakab, Jumat (08/12/17).
Foto: Zainudin saat Diwawancara usai acara Silaturahmi
Menurut Bupati Lampung Selatan itu, kedepan pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas pihak rekanan yang nakal. Bahkan dikatakannya, bukan hanya Perusahaan pemenang tender saja yang akan di Blacklist, melainkan pemilik pekerjaan proyek tersebut, dengan begitu pada 2018 tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait buruknya pengerjaan proyek pembangunan jalan.

"Bukan cuma Perusahaannya saja tapi juga orangnya yang akan kita blacklist. Maka kalau yang bermasalah akan kita panggil orangnya, tapi tentu tidak langsung kita beri hukuman, saya tidak mau kayak kerak telor ceplak-ceplok, pokoknya rapihkan betul, kalo tidak sanggup kita blacklist. Maka tahun berikutnya tidak boleh lagi dapat proyek kalo dia udh kita blacklist," Tegas Zainudin pada kaliandanews usai acara silaturahmi tersebut.

Dengan begitu menurut Zainudin, pada tahun 2018 sudah tidak ada lagi laporan masyarakat tentang kwalitas jalan yang kurang baik. Terlebih pada 2018 proyek pengerjaan jalan lapen akan ditiadakan, serta kwalitas tersendah adalah Latasir.

"Saya minta agar camat tidak tinggal diam, harus ada kordinasi, sebelum dikerjakan Camat harus tau titik mana yang akan dilakukan pengerjaan jalan. Setelah dikerjakan Camat harus segera turun untuk melihat, apakah sudah sesuai atau tidak," Lanjut Zainudin.

Sementara untuk pengawas ia menyampaikan, pengawas harus bisa menghitung Spesifikasi dari proyek pembangunan tersebut, sehingga kecil kemungkinan pihak rekanan akan bermain maupun asal-asalan dalam pengerjaannya.

"Kemudian pengawas juga saya ingin sebelum dikerjakan itu dilihat berapa panjang jalan, lebarnya dan kalikan. Kemudian liat speknya berapa Cm ketebalannya, kalau ketebalan misalnya 4 Cm masa gak tau 1 ton itu tinggal dibagi ketemu berapa kilo?, dari situ kita akan bisa melihat. Pengawas itu paling penting begitu material datang dia harus ada, berapa ton muat truck materialnya, liat invoicenya betul gak beli segitu, begitu dihamparkan peluang dia untuk maen akan sedikit, tapi klo pengawas tidak ada disitu, harusnya 10 ton Mungkin hanya 5 ton yg digelar," Pungkas Zainudin. (Nz)