Terharu disambangi Kapolres, Andi korban kecelakaan menangis
-->
Kategori Berita

Header Menu

Selasa, 13 Maret 2018

Terharu disambangi Kapolres, Andi korban kecelakaan menangis

Kapolres Lamsel, AKBP M. Syarhan saat bersama Andi Fitrianto

Penengahan, Kaliandanews - Andi Fitrianto (37), warga Pasuruan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan, salah seorang korban kecelakaan yang kehilangan kaki kanannya, tidak bisa menahan tangis, saat dikunjungi oleh Kapolres Lamsel, AKBP M. Syarhan dikediamannya, (13/03/18).

Andi yang kehilangan kakinya akibat kecelakaan motor, pada 2016 lalu, saat ini memang harus menggunakan alat bantu untuk sekedar berjalan. Ia menuturkan kecelakaan yang dialaminya memang membuat hidupnya berubah, dari yang semula bisa mengendarai motor sendiri saat berdagang di pasar, kini ia mengaku trauma dan harus diantar saat mengais rezeki di pasar. Ya, Andi merupakan seorang pedagang di pasar Pasuruan Kecamatan Penengahan, Lamsel.

"Alhamdulillah ada perhatian dari Polres Lamsel, saya sangat bersyukur sudah dikunjungi. Baru kapolres ini saja yang datang sebelumnya belum ada," kata dia.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih karena sudah ada pihak yang memperhatikan nasibnya. "Saya berterima kasih telah diperhatikan, saya juga berharap mudah-mudahan bisa dibuatkan kaki palsu,kaki palsu mahal pak," ungkap dia.

Sementara Kapolres Lamsel, AKBP M. Syarhan yang datang bersama Tim Jasa Raharja Kalianda mengungkapkan, sengaja menyambangi korban-korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami cacat tetap, sebagai bentuk kepedulian pihak Kepolisian bersama mitra, Jasa Raharja terhadap para korban."

"Ini kita lakukan sebagai rasa kepedulian antar sesama manusia, dan yang kita kunjungi saat ini adalah saudara Andi yang mengalami musibah pada 2016 lalu yang mana kakinya harus diamputasi," terang Syarhan.

Syarhan juga rencananya akan menjadikan Andi sebagai duta keselamatan, untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya keselamatan saat berkendara. "Mas Andi juga bisa mensosialisasikan pentingnya keselamatan lalu lintas, agar tidak ada lagi korban seperti Mas Andi," imbuhnya.

Sedangkan untuk kaki palsu, Syarhan mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Lamsel untuk membantu Andi maupun para korban lainnya yang mengalami catat Tetap.

"Masih ada korban laka yang sedang kami data. kami berharap masyarakat selalu sadar akan keselamatan berlalu lintas agar tidak mengalami hal seperti ini. Untuk tangan maupun kaki palsu, kita nanti akan berkoordinasi dengan Dinsos untuk memberikan bantuan tersebut," pungkas dia.

Selain Andi, Polres Lamsel bersama Jasa Raharja Kalianda juga menyambangi dua kediaman korban kecelakaan lainnya, yakni Dedy Tamzil (25), warga Kota Dalam Sidomulyo, yang meninggal akibat kecelakaan di Desa Rangai Kecamatan Katibung beberapa hari lalu dan kediaman Surono (42) warga Sidodadi Kecamatan Sidomulyo, yang juga kehilangan kakinya. (Kur)