BNNP Lampung Sayangkan Rekaman CCTV Lapas Kalianda di Hapus
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Sabtu, 12 Mei 2018

BNNP Lampung Sayangkan Rekaman CCTV Lapas Kalianda di Hapus

Foto: Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Lampung Richard PL Tobing,
KALIANDANEWS, KALIANDA - Usai melakukan penggeledahan di Rumdin Kalapas Kalianda, Nampaknya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung masih bertanya-tanya, terkait Standar Keamanan dan Pengawasan di Lapas Kelas II Kalianda tersebut.

Bagaimana tidak, menurut Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Lampung Richard PL Tobing,  saat mereka masuk saja, segala sesuatu yang mereka bawa di periksa oleh pihak Lapas bahkan "Nasi Bungkus" pun diperiksa. Tapi kenapa barang berbentuk Brankas biso lolos kedalam lapas.

“Kami (BNNP Lampung) masuk bawa senjata saja ditahan. Ada yang besuk bawa mie instan juga digeledah, termasuk nasi bungkus pun digeledah. Tapi ini ada brankas masuk kok lolos begitu saja,” tutur Richard.

Lebih jauh Ricard menerangkan, pihak BNNP juga sangat menyayangkan atas Sikap Lapas Kalianda yang seolah ingin menghilangkan barang Bukti dengan menghapus file rekaman Closed Circuit Television (CCTV).

“Kejadiannya Minggu (6/5/2018) pukul 11.44 WIB kami lakukan penangkapan. Rupanya jam 12.30 WIB rekaman CCTV sudah dihapus. Nah itu yang kami ingin selidiki dan dalami lagi,” Terangnya

Selain itu, Richard juga membantah pernyataan Kalapas Kalianda Muchlis Adjie, yang mengaku jika dirinya saat itu tidak berada dilokasi (Lapas Kalianda) pada saat terjadi penangkapan oleh BNNP Lampung.

“Padahal Pas hari Senin (7/5/2018), saat  kami ambil sipir dan napi ke Lapas, Bapak Kalapas itu baru cuti,” Jelas Ricard, Jumat (11/5/18).

Diberitakan sebelumnya, Kepala Lapas Kelas II A Kalianda Muchlis Adjie mengaku
pada saat kejadian (penangkapan oleh BNNP Lampung), dirinya sedang mengambil libur cuti selama empat hari.

“Karena adanya kejadian ini maka saya tarik kembali waktu cuti saya. Dari hari Jumat (4/5/2018) saya sudah izin untuk menghadiri acara resepsi pernikahan,” ucap Muchlis. (NZ)