Waduh!! 1 Kapal di Canti Cuma Punya 3 Life Jacket dan 1 Pelampung
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Kamis, 05 Juli 2018

Waduh!! 1 Kapal di Canti Cuma Punya 3 Life Jacket dan 1 Pelampung

banner
banner

RAJABASA, KALIANDANEWS - Standar keselamatan pelayaran kapal motor (KM) di Pelabuhan Canti Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan sepertinya harus mendapatkan perhatian khusus dari pihak - pihak terkait.

Bukan tanpa alasan, beberapa hari belakangan, masyarakat Indonesia tak terkecuali Lampung Selatan, tengah dihebohkan dengan kabar tentang tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba Sumatera Utara, serta KM Lestari Maju di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (03/07/2018) lalu.

Tak ingin kecolongan, Dinas Perhubungan Lampung Selatan melakukan pengecekan di pelabuhan Canti Kecamatan Rajabasa, Lamsel. Benar saja, pelayaran kapal di pelabuhan tersebut tidak memenuhi standar pelayaran.

"Standar nyaman 30 orang maksimal kalo untuk kapal seperti ini. Life jacket kita per kepal hanya ada 3 buah per kapalnya sama pelampung 1, itu juga dapat bantuan dari Jasa Raharja tahun lalu," terang Herudin (41) salah seorang nahkoda kapal.

Mendengar hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Lamsel, Anasrullah mengatakan akan segera mengajukan bantuan kapal penumpang di pelabuhan tersebut, sebab sebenarnya kapal motor yang selama ini beroperasi di pelabuhan tersebut merupakan kapal motor pengangkut barang.

"Memang ada beberapa kapal yang tidak punya izin, untuk kelengkapan dan safety itu kewenangan kementrian perhubungan dalam hal ini cq nya KSOP (kesyahbandaran dan otoritas penyebrangan, red) Panjang. Surat sudah saya layangkan ke KSOP Panjang, kita minta dilibatkan untuk mendata ulang mana mana yang punya dokumen. Kita minta dilibatkan untuk pengecekan karena ini wilayah kita, kalo untuk kapal barang ya untuk barang bulan penumpang," terang Anas.

Sementara untuk kelengkapan sefety, Anas mengatakan Dinas Perhubungan Lamsel akan mencari solusi agar setiap kapal dapat memiliki live jacket yang memadai.

"Nanti kalo ada anggaran kita bantu untuk safety dan pelampung, cuma kan kalo dokumennya lengkap, kan disitu nanti in clud, kalo semua sudah lengkap insyaalah alat safetynya nanti juga lengkap disitu," pungkasnya. (nz/kur)
banner