Dinilai Dapat Memicu Konflik, Kedatangan Neno Warisma Ditolak
KANAL
Cari Berita

Dinilai Dapat Memicu Konflik, Kedatangan Neno Warisma Ditolak

Senin, 27 Agustus 2018

KAPI yang melakukan aksi penolakan Neno Warisma

KALIANDA, KALIANDANEWS.COM - Sejumlah massa yang tergabung dalam Komite Aksi Pemuda Indonesia (KAPI), melakukan aksi unjuk rasa menolak kedatangan Neno Warisman ke Provinsi Lampung, didepan Polres Lampung Selatan, Senin (27/8/2018) pagi.

Neno Warisman rencananya bakal menyambangi Lampung pada 7 September 2018 mendatang. Mantan bintang film di era 1980-an itu akan mendeklarasikan gerakan #2019gantipresiden.

KAPI menilai, kedatangan Neno dapat memicu konflik antar umat beragama di Lampung. Sebab, masyarakat yang pro dan kontra terhadap Pemerintah, dikhawatirkan bakal beradu ideologi dan aksi.

"Pada era rawan politik dengan mengatasnamakan agama, perlu menjadi perhatian khusus bagi seluruh masyarakat di negeri ini. Sebab, agama bukanlah tempat yang layak untuk menyalurkan kepentingan politik," ujar Ketua KAPI, Dedi Manda Putera dalam orasinya.

Dedi menegaskan, agama merupakan bentuk keyakinan antara setiap individu dengan Tuhan. Bukan sebuah alat untuk memuluskan kepentingan politik.

"Yang jelas, deklarasi gerakan #2019gantipresiden sudah menentang konstitusional," jelas dia.

Selain itu, Bidang Advokasi KAPI, Pirnando, menilai gerakan tersebut termasuk sebagai salah satu bentuk makar.

"Bumi Lampung selama ini adalah daerah yang selalu damai dalam berpolitik. Untuk itu, jangan sampai kedatangan Neno ke Lampung menyebabkan konflik dan merusak ketenangan umat beragama disini," ungkapnya.

BERITA LAINNYA