BPJS Belum Bayar Hutang 19 Miliar, RSUD Bob Bazar Kalianda Berharap Dapat Dana Talangan dari Pemda
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Kamis, 22 November 2018

BPJS Belum Bayar Hutang 19 Miliar, RSUD Bob Bazar Kalianda Berharap Dapat Dana Talangan dari Pemda

banner
banner
Diah Anjarini saat bersama anggota komisi D DPRD Lamsel, Yuli Gunawan dan Mohamad Akyas

KALIANDA, KALIANDANEWS, - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda, menyebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) memiliki hutang sebesar Rp. 19,421,761,900,- yang belum dibayarkan ke pihak rumah sakit.

Hutang sebesar 19 miliar lebih tersebut belum dibayarkan oleh BPJS sejak bulan Maret 2018 dengan rincian Maret Rp. 111,428,500, April Rp. 134,389,500, Mei Rp. 574,925,200, Juni Rp. 424,983,200, Juli Rp. 5,067,814,000, Agustus Rp. 4,632,938,600, September Rp. 4,602,053,400, dan Oktober sebesar Rp. 3,984,658,000.

"Secara nasional BPJS memang defisit, saya berharap BPJS membayari dengan segera agar pelayanan kami bisa ditingkatkan," kata Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, Diah Anjarini.

Ia juga berharap kepada pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk bisa mengeluarkan dana talangan agar kegiatan di RSUD Bob Bazar tidak terganggu dengan adanya piutang tersebut.

"Kami juga berharap juga ada dana talangan mungkin dari pemerintah daerah sehingga obat obat kami bisa dibayarkan. Doakan saja supaya BPJS bisa membayari," ungkap Diah.

Sementara, ketua Komisi D DPRD Lamsel, Yuli Gunawan mengatakan, terkait keterlambatan pembayaran BPJS ke RSUD Bob Bazar terjadi lantaran keterlambatan peserta BPJS membayarkan iuran.

"Hal itu terjadi karena beberapa kendala yang terjadi pada pihak BPJS, diantaranya keterlambatan para peserta BPJS saat membayar iuran," kata Yuli Gunawan. (Kur)

banner