Didemo warga 30 Januari lalu, Kini Jembatan Patriot Tahap Pengecoran
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Sabtu, 11 Mei 2019

Didemo warga 30 Januari lalu, Kini Jembatan Patriot Tahap Pengecoran


KALIANDANEWS, KALIANDA - 30 Januari 2019 lalu, Ratusan masyarakat menggeruduk kantor Bupati Lamsel menagih janji pemerintah untuk memperbaiki jembatan di Jl. Raden Intan, yang lokasinya berdekatan dengan pasar inpres Kalianda, Lamsel.

Pada Kesempatan itu Plt. Bupati Nanang Ermanto kemudian keluar untuk menjawab pertanyaan pertanyaan dari masyarakat terkait jembatan yang tak kunjung rampung itu.

"Proses jembatan (pembangunan), tetap kita lakukan, jadi sebelum puasa pedagang tenang, sebelum puasa sudah jadi itu tidak menggunakan dana APBD itu menggunakan dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang dikelola oleh bapeda, disependa," kata Nanang dihadapan masyarakat, 30/01/19 lalu.

Usai ratusan warga yang menggeruduk Kantor Bupati Lamsel untuk meminta kejelasan terkait pembangunannya pada waktu itu, akhirnya kini jembatan tersebut sudah memasukin tahap pengecoran, agar bisa digunakan sepekan menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Hal itu terlihat saat Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto bersama jajaran stafnya, memantau langsung pengecoran tersebut Sabtu (11/5) siang.  Sedikitnya, 5 kendaraan ready mix dari PT. Sumber Batu Berkah (SBB) milik Babay Chalimi yang tergabung dalam Forum CSR Lamsel yang memberikan cor beton kualitas K 350 dengan volume 33 meter kubik.

"Semoga dari CSR yang dikeluarkan oleh perusahaan ini bisa kembali dengan keuntungan yang berlipat. Selesainya pembangunan jembatan ini menunjukan bahwa perusahaan yang ada di Lamsel ini kompak dan peduli lingkungan," Tutur Nanang.

Dilain pihak, Ketua Forum CSR Lamsel, Tatang Rohadi menjelaskan, cor beton yang digunakan untuk jembatan Patriot ini berkualitas K 350. Selain PT. SBB, kendaraan ready mix yang digunakan juga milik PT. ERBA salah satu anak perusahaan atau group dari PT. SBB.

"Volumenya sebanyak 33 meter kubik CSR dari Pak Babay Chalimi. Setelah rampung di cor, minimal sepekan sudah bisa dilalui. Tapi, kendaraan dengan volume kecil supaya jembatan ini kualitasnya baik," kata Tatang. (Nz)