Lestarikan Budaya, Halal Bihalal & Khudat Akbar Sukses di Gelar Desa Canti
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Sabtu, 08 Juni 2019

Lestarikan Budaya, Halal Bihalal & Khudat Akbar Sukses di Gelar Desa Canti


KALIANDANEWS, RAJABASA - Masyarakat Keadatan Sai Bathin Marga Rajabasa menggelar kegiatan akbar Adat Halal Bihalal dan Khudad di Desa Canti, Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan, (8/6/2019) pagi.

Acara ini diadakan tak lain bertujuan untuk membangkitkan kembali spirit kecintaan masyarakat terutama para kaum pemuda kepada Adat dan Budaya yang perlahan mulai terlupakan dan tergerus oleh Zaman.

Pada kesempatan tersebut, acara halal bihalal dan Khudad akbar ini menampilkan Kesenian Adat Budaya Lampung seperti Arak arakan Maju dan Butting (Pengantin Pria dan Wanita) Sembilan Suku, Tuping atau Topeng, Khudad dan Pencak silat dari Marga Rajabasa Desa Canti 

Menurut Ridwan Kesuma selaku panitia pelaksana mengatakan, kegiatan ini sebetulnya sudah di rencanakan sejak 5 Tahun lalu. Namun, akhirnya kegiatan ini baru bisa terlaksana pada tahun ini, yang tak lain untuk kembali melestarikan adat dan budaya lampung yang sudah lama hilang.

"Acara ini sudah lama kami ingin adakan, tapi baru tahun ini terlaksana. Terlebih hal ini juga memanfaatkan Suasana Idul Fitri, agar masyarakat baik yang sedang pulang ke kampung halaman maupun pribumi setempat, bjsa melihat pelestarian adat budaya lampung. Sebab, saat di waktu inilah Banyak yang dari perantauan Pulang ke Kampung halamannya  untuk Melihat Kesenian yang sudah jarang ditampilkan," Jelasnya.

Masih kata Ridwan melanjutkan, ia juga berharap kedepan khususnya para pemuda, agar setelah digelarnya acara ini, bisa lebih jauh tahu tentang adat dan budaya setempat. "Khususnya kepada Kaum Muda, semoga mereka lebih tau agar lebih Cinta terhadap adat seni budaya dan Tradisi yang dilakukan oleh para orang zaman dahulu," Tambahnya

Selain itu ia juga berharap Kepada instandi terkait terutama Dinas Pariwisata Lampung Selatan, agar lebih peka lagi memperhatikan Kesenian Daerah Lampung. "Karna Selama ini yang kita lihat seiring berjalannya dunia modern, banyak Adat Budaya kita khususnya di Lampung Selatan ini yang kurang perhatian," Pungkas Ridwan. (AL)