JUSI Kecam Dugaan Pelecehan Wartawan
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Selasa, 09 Juli 2019

JUSI Kecam Dugaan Pelecehan Wartawan

Tangkapan percakapan di group GOESSER LAMPUNG

KALIANDA, KALIANDANEWS -  Ketua Jurnalis Siber Comunity (JUSI) Khairullah AKA mengecam keras atas komentar beberapa Netizen di Grup Facebook "GOWESER LAMPUNG" yang diduga sangat melecehkan wartawan.

Menurutnya Komentar itu sangat tidak layak untuk dilontarkan apalagi komentar tersebut bernuansa pelecehan dan sangat tidak ber Etika.

"Saya sangat tidak setuju komentar itu, kalau dia tidak suka dengan pemberitaan dia bisa memberikan hak jawab dan klarifikasi bukannya asal ngmong di media sosial, apalagi komentarnya bernuansa melecehkan," Tegas Irul sapaan akrabnya.

Masih kata irul, waratawan bekerja berdasarkan UU Pers UU pers no 40 tahun 1999 dan itu di lindungi. Jika seperti itu sama saja dengan memprovokasi, seolah semua wartawan seperti yang disebutkan didalam komentar itu.

"Kalau memang begitu, seharusnya dia bisa menyebutkan oknum wartawan, jangan menyebutkan wartawan, kalau wartawan itu profesi, artinya sama saja dia sudah menghina profesi wartawan, dan jelas kami sebagai wartawan tersinggung. Kalau sudah begini bisa kena UU ITE," Tandas Khairullah Aka yang juga pemilik media lnews.co ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Penghinaan terhadap profesi watawan berawal saat salah satu akun bernama Mega Bazar awalnya membagikan berita dari salah satu media online dengan judul Usai Touring Bike Festival Kalianda, Sampah Bersemi di Dermaga Bom di group facebook GOWESER LAMPUNG.

Berita tersebut kemudian ditanggapi oleh beberapa anggota GOWESER LAMPUNG salah satunya akun bernama Ayah Adi dengan menyebut "wartawan karbitan cari duit gak halal".

Selain itu komentar juga dilontarkan oleh akun bernama Hery Kurniawan dengan mengatakan, "Wartawan LLWW itu mah kalo wartswan asli gx gtu (luntak lantung wara wiri) gx usah diambil hati panitia,dmn2 mereka emang kerjnya gx jelas cuma memang segeknyo be (uji wong palembang)".

Nada ancaman juga di lontarkan oleh akun Hery Kurniawan yang mengatakan akan menyambit wartawan. "Sambit pake parang beh, nanggung kalo pake batu ...tuman" tulis dia di komentar.

Maka dari itu pihaknya berencana akan melaporkan akun tersebut ke lihak yang berwajib, karna memiliki unsur dugaan ujaran kebencian. (nz/kur)