4 Warga Lamsel Meninggal di Tol, Jasa Raharja Gerak Cepat!
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Rabu, 21 Agustus 2019

4 Warga Lamsel Meninggal di Tol, Jasa Raharja Gerak Cepat!


KALIANDA, KALIANDANEWS - Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Tangerang-Merak KM 79.200, Rabu, (21/08/19) sekitar pukul 04.35 Wib.

Akibat kecelakaan tersebut, empat warga Kecamatan Palas, Lampung Selatan yakni Asnah (74) warga Desa Palas Jaya, Dewi Aswarti (45) warga Desa Palas Jaya, Alfadli Dores Andrio (2) warga Desa Palas Jaya dan Asti Supriyati (46) warga Ragom Mufakat II Kalianda meninggal Dunia.

Berdasarkan laporan pihak kepolisian, Kecelakaan tersebut bermula saat kendraan Bus Sahabat bernomor polisi E 7564 KC yang dikemudikan Suratno, yang berjalan dari arah Tangerang menuju Merak dilajur cepat Tol tersebut menabrak pembatas jalan dan terbalik lantaran sang pengemudi mengantuk.

Menanggapi hal tersebut, Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Lampung, Suratno, SE, MM mengatakan pihaknya langsung memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia melalui Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Kalianda.

"Saya selaku kepala PT Jasa raharaja Cabang Lampung, mewakili seluruh insan Jasa Raharja turut berduka cita atas musibah yang terjadi, dan kami datang kerumah duka selain untuk takziah juga mau menyampaikan bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat berupa santunan meninggal dunia masing-masing Rp 50.000.000,- kepada Ahli waris korban yang sah sesuai dengan UU 33 tahun 1964 Juncto PP no 17 th 1965 serta PMK no 15 tahun 2017," kata Suratno, (21/08/19).
Santunan tersebut disalurkan oleh PT. Jasa Raharja melalu PT. Bank Takyat Indonesia (BRI) Kanca Kalianda sebelum ditransfer ke rekening ahli waris masing-masing korban.

"Saya juga berterima kasih kepada mitra kerja terkait yaitu PT. Bank Rakyat Indonesia (persero) Kanca Kalianda, yang telah bekerja sama dengan optimal dalam memproses pembukaan rekening tabungan bagi Ahli waris korban sehingga kami dapat menyalurkan dana tersebut dengan segera. Sinergi ini sebagai wujud BUMN hadir untuk negeri, untuk melayani masyarakat," terangnya.

Ia mengatakan, bantuan tersebut merupakan bukti hadirnya negara untuk masyarakat yang tertimpa musibah.

"Santunan tersebut memang tidak bisa menggantikan apapun, namun kami berharap dapat membantu dan bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan," pungkasnya. (Kur)