Warga Pulau Sebesi Minta Izin Penyedotan Pasir Hitam Dicabut
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Selasa, 03 September 2019

Warga Pulau Sebesi Minta Izin Penyedotan Pasir Hitam Dicabut


RAJABASA, KALIANDANEWS - Ratusan warga Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, berunjuk rasa meminta izin penyedotan pasir hitam di sekitar Gunung Anak Krakatau dicabut.

Dalam unjuk rasa yang dilakukan di Dermaga Desa Tejang itu, sejumlah warga juga membawa spanduk bertuliskan penolakan eksploitasi pasir hitam di area dekat Gunung anak krakatau.

"Unjuk rasa untuk menyuarakan pencabutan izin penambangan pasir dan tidak ada lagi izin serupa," kata Ketua LSM Pelita Yodistara Nugraha, kepada kaliandanews.com, selasa (03/9/2019)

Dalam aksi tersebut, warga Pulau Sebesi juga melakukan musyawarah dan pengumpulan tanda tangan sebagai bukti penolakan aksi penyedotan lasir hitam oleh PT Lautan Indonesia Persada.

"tanda tangan sebagai bukti penolakan dilakukan dikantor desa," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya PT lautan indonesia persada, berencana akan melakukan penyedotan pasir hitam di wilayah dekat Gunung Anak Krakatau, dan Pulau Sebesi kabupaten Lampung Selatan. hal ini mendapat reaksi keras dari sejumlah pihak, karena di khawatirkan akan berdampak kepada kelangsungan ekosistem diarea tersebut.

Bahkan, pihak PT lautan indonesia persada dikabarkan telah "memarkirkan" kapal tongkangnya, dan siap untuk melakukan eksploitasi penyedotan pasir hitam di lokasi tersebut. (KUR)