Dikunjungi KPK, Nanang: Dinas PU Tidak Ada Intervensi oleh Siapapun dan ULP Sudah Independent
-->
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Jumat, 18 Oktober 2019

Dikunjungi KPK, Nanang: Dinas PU Tidak Ada Intervensi oleh Siapapun dan ULP Sudah Independent


KALIANDA, KALIANDANEWS – Plt. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menegaskan, pasca kejadian OTT beberapa waktu lalu, jajaran Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) telah melakukan langkah-langkah perbaikan maupun rencana aksi pemberantasan korupsi.

Hal itu disampaikan usai menerima arahan dari Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kepada seluruh pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel, di Aula Krakatau Pemkab setempat, Jumat (18/10/2019).

Menurut Nanang, meskipun semua proses tender proyek telah dilakukan secara terbuka dan transparan melalui sistem online, peretas (hacker) menjadi kendala proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Lampung Selatan.

“Sebagai contoh masalah tender di Dinas PU kami tidak ada intervensi oleh pihak manapun. Begitu juga ULP sudah independen, dari tidak ada tunjangan sekarang sudah kami beri tunjangan. Hal ini untuk meningkatkan kinerja dan mencegah terjadinya korupsi. Jadi ketika semua sudah terbuka, kami mengalami masalah dengan adanya hacker. Ini yang menjadi kendala saat ini,” Jelas Nanang.

Berdasarkan hal tersebut, Nanang berharap, dengan hadirnya Tim Korsupgah KPK, dapat membuat kondisi birokrasi Pemkab Kabupaten Lampung Selatan lebih baik lagi.

Sementara itu, dalam arahan KPK yang disampaikan Dian Patria mengungkapkan, di Provinsi Lampung terdapat 5 kasus yang ditangani KPK, dimana 4 diantaranya terjaring OTT dengan modus yang sama melalui proyek infrastruktur.

“Statistik KPK menyebutkan 60 persen kasus KPK itu dari suap menyuap, lalu 23 persen dari pengadaan barang dan jasa. Jadi dari data ini nyambung dengan fakta yang ada di lapangan dan modus-modusnya masih konvensional,” bebernya.

Sehingga kata Dian Patria, Tim Korsupgah perlu melakukan pembinaan untuk mencegah terjadinya hal serupa di pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan.

“Kita mencoba mendorong agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Disini kita berbicara terbuka, bukan berarti mencari-cari kesalahan orang perorang atau mengorek luka lama. Tetapi bagaimana kita mencari solusi bersama,” Terang Dian Patria.

Hadir dalam acara itu, Pelaksana tugas(Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan Agus Sartono dan Darol Kutni, serta Ketua Tim Korsupgah KPK RI Wilayah III Dian Patria serta anggota Oding Juharudin. (nz/az)