Terjadi Lonjakan Penumpang, ASDP Merak Berharap Tidak Terjadi Penumpukan
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Kamis, 26 Desember 2019

Terjadi Lonjakan Penumpang, ASDP Merak Berharap Tidak Terjadi Penumpukan

Foto: General Manager PT. ASDP Indonesian Ferry Cabang Merak Banten Solikin
MERAK, KALIANDANEWS - Dalam kurun waktu Tujuh Hari terakhir, terhitung telah terjadi lonjakan penumpang dari Merak menuju Bakauheni yang mencapai 24%. Sementara untuk kendaraan, terjadi lonjakan sebanyak 10%. Hal itu di ungkapkan General Manager PT. ASDP Indonesian Ferry Cabang Merak Banten Solikin, Kamis (26/12/19).

Kendati demikian Menurut Solikin, Pihaknya berharap tidak terjadi penumpukan-penumpukan penumpang sesuai dengan tujuan yakni, memuaskan pengguna jasa dengan target Zero Komplain. Sebab, pihaknya mengaku setiap tahunnya telah melaksanakan event dan persiapan demi kenyamanan dan kepuasan para penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Namun demikian, kita selalu mencoba untuk ada perbedaan yang lebih baik lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya. selama ini kita sudah melakukan berbagai persiapan mulai dari infrastruktur dan fasilitas-fasilitas untuk pengguna jasanya," ungkapnya.

Masih kata Solikin terkait NATARU 2019, ASDP Indonesian Ferry Cabang Merak Banten juga bekerjasama dengan pihak Bank dengan mengoperasikan 20 unit Vending Mesin, dengan rincian 13 unit di Terminal Reguler, dan 7 unit di Terminal Eksekutif.

"Ada vending mesin, kita edukasi supaya (penumpang) bisa menggunakan, sehingga bisa mengambil tiket sendiri. Cara menggunakan mesin pembelian tiket secara mandiri itu, calon penumpang harus menyiapkan KTP dan e-money. Kartu identitasnya ditempelkan pada mesin, kemudian terdata identitasnya sebagai bukti manifest penumpang," Jelasnya.

Selain itu kata dia, untuk penumpang sendiri, pengelola pelabuhan menambahkan loket tiket sebanyak 14, untuk kendaraan roda empat sebanyak 8 unit, dan roda dua 19 unit. Dari penambahan tersebut, loket tiket penumpang pejalan kaki jadi 20, roda empat 15 dan roda dua 25 unit loket.

"Yang pertama adalah kita sebagai menyambut jasa, jangan sampai ada yang komplain karena terlalu lama tinggal di Pelabuhan. Ada 32 Kapal atau armada yang beroperasi setiap harinya dengan adanya penambahan loket-loket tiket," Pungkasnya. (AM)

Laporan Kontributor Kaliandanews Merak-Banten