Paling Lambat Keluar Maret, PKS: Rekom Tidak Akan Lari dari 4 Kandidat ini, Asalkan?
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Senin, 13 Januari 2020

Paling Lambat Keluar Maret, PKS: Rekom Tidak Akan Lari dari 4 Kandidat ini, Asalkan?



KALIANDA, KALIANDANEWS - Proses Penjaringan Kandidat Kepala Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung Selatan sudah memasuki tahap wawancara, yang dilaksanakan secara tertutup di kantor DPD PKS di Jalinsum Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hingga akhir penutupan sesi wawancara, hanya terdapat 4 kandidat kuat yang akan mengisi pos rekomendasi Bakal Calon Bupati Lamsel pada Pilkada 2020. Diantaranya, HIPNI, TONY EKA CHANDRA, IRFAN NURANDA DJAFAR dan HERI PUTRA (Enggung).

"Proses wawancara ini tahapan penting dalam proses penentuan rekomendasi. Sejumlah kandidat sudah melaksanakan wawancara sejak Sabtu 11 Januari. Hari ini 2 kandidat diwawancara, saudara Hipni dan Toni Eka Chandra. Sebelumnya Sabtu kemarin Irfan Nuranda Djafar dan Heri Putra," Terang Ketua penjaringan DPD PKS Lampung Selatan, Andi Apriyanto Senin (13/1/2020)

Masih kata Andi, ia menegaskan Rekomendasi PKS bisa dipastikan akan jatuh kepada salah satu dari Empat kandidat tersebut. Namun, ia juga tak menapik jika dikemudian hari apabila terdapat dinamika yang besar, maka rekom bisa saja tidak jatuh kepada Empat kandidat tersebut.

"Sesi interview sudah tutup, jadi hanya 4 calon ini yang bakal mendapatkan rekom. Artinya rekom tidak akan lari dari mereka 4 ini. Namun, tidak menutup kemungkinan jika ada dinamika yang besar, artinya apabila para calon tidak bisa mengusung partai koalisi yang atau menggenapkan 20 persen, maka bisa saja rekom itu diberikan ke yang lain," Jelas Andi.

Selain itu ketua F-PKS DPRD Lamsel ini juga menyampaikan, wawancara kandidat meliputi komitmen kandidat untuk mematuhi AD/ART PKS terkait pencalonan, kesiapan menyiapkan wakil kandidat dalam pilkada, bagaimana rencana pemenangan dalam menggerakkan struktur partai dan bagaimana kesiapan menerima keputusan akhir DPP PKS terkait rekomendasi.

"Tahap akhir proses penjaringan nanti adalah hasil survey. Dari survey nanti dilihat elektabilitas kandidat yang akan menjadi pertimbangan partai untuk rekomendasi kandidat untuk maju dalam suksesi pilkada Lamsel 2020 dan yang tak kalah penting Bagaimana kesiapan kandidat untuk memenuhi kursi minimal 20 persen untuk syarat mengusung pasangan calon," pungkasnya.

Sementara, seusai sesi wawancara salah satu bakal calon bupati Hipni mengatakan, dirinya berkomitmen untuk mengikuti seluruh tahapan proses penjaringan oleh partai sebagai bentuk keseriusan dan komitmen untuk maju sebagai calon bupati. "Kita akan ikuti seluruh proses penjaringan dan yang paling penting adalah komitmen terhadap partai pengusung terkait pencalonan dalam pilkada Lampung Selatan 2020 ini," Tutup Hipni.

Dilain pihak, Bakal Calon Bupati Lampung Selatan H.Tony Eka Candra juga mengungkapkan, Kedatangannya kali ini dalam rangka memenuhi undangan "Interview" sebagai salah satu persyaratan Bakal Calon Kepala Daerah mendapatkan rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). "Setelah kemarin kami menyampaikan syarat administrasi dan penyampaian visi misi, lalu tadi Interview sebagai persyaratan Bakal Calon Bupati. Alhamdulillah interview berjalan baik, penuh kekeluargaan, dan harmonis," kata TEC. (Red)