(Video) Nah! Mobil Nanang Ermanto Tiba-Tiba di Berhentikan Aparat Desa
Kategori Berita
POLLING PILKADA LAMPUNG SELATAN 2020
NANANG ERMANTO
HIPNI
TONY EKA CHANDRA
BELUM ADA PILIH

Header Menu

Sabtu, 02 Mei 2020

(Video) Nah! Mobil Nanang Ermanto Tiba-Tiba di Berhentikan Aparat Desa


WAY GALIH, KALIANDANEWS - Rombongan Kendaraan yang berpenumpang Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto beserta istri Winarni Ermanto tiba-tiba diberhentikan oleh Aparatur Desa saat akan memasuki Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan, Sabtu (02/2020).

Informasi yang di himpun, kendaraan Nanang Ermanto tersebut di berhentikan dengan tegas dan santun bukan karena terdapat larangan atau kesalahan, melainkan atas dasar kesigapan Aparatur Desa setempat untuk memeriksa setiap warga yang keluar masuk melewari Posko Gugus Tugas Penanganan Virus Corona atau Covid-19.

“Maaf pak, kita lakukan pemeriksaan dulu,” ujar petugas sambil menyodorkan Thermogun untuk mengecek suhu Plt. Bupati, Nanang Ermanto beserta istri.

Pada kesempatan itu, Nanang Ermanto yang hendak pulang ke rumah pribadinya di desa setempat, mengapresiasi langkah Pemerintahan Desa Way Galih yang telah mendirikan Pos Jaga Covid-19 untuk memantau mobilitas keluar masuknya warga.

Pos Jaga dapat dikelola oleh Tim Gugus Tugas maupun relawan covid19 yang telah dibentuk masing-masing desa yang bertugas memantau keluar masuknya warga. Semua warga yang akan keluar atau masuk desa dalam kepentingan apapun, harus terdata dan diketahui secara jelas tujuannya.

“Jika ada warga yang ingin keluar misalnya, harus ditanya dengan jelas kemana tujuannya bepergian. Jika tujuannya ke daerah yang masuk zona merah atau terpapar virus corona, sebaiknya petugas jaga desa menyarankan agar tidak kesana dulu. Warga harus diberikan pemahaman secara baik agar jangan sampai ketika kembali pulang, justru akan membawa virus,” ujar Nanang.

“Demikian juga sebaliknya, warga yang hendak masuk ke desa, selain dilakukan pemeriksaan kesehatan, seperti cek suhu tubuh, juga perlu kita ketahui asalnya dari mana. Jika mereka yang akan masuk merupakan warga yang berasal dari daerah terpapar, maka warga tersebut harus melakukan isolasi mandiri atau melakukan isolasi atau karantina ditempat yang sudah dipersiapkan oleh pemerintahan desa,” tambah Nanang.

Nanang berharap, agar seluruh desa yang ada di Kabupaten Lampung Selatan sudah mendirikan Pos Jaga Covid19 yang dibentuk oleh masing-masing Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 tingkat desa yang bertugas melakukan pantauan keluar masuknya warga.

“Catat, data, dan tanyakan tujuan bagi warga yang keluar, serta tanyakan dengan jelas dari daerah mana, bagi warga yang akan masuk ke desa. Kita semua harus waspada,” tutup Nanang. (Nz/kmf)