Stock Kebutuhan Warga di Pasar Inpres Tercukupi Saat Ramadhan 1442 H
-->
Kategori Berita

Header Menu

Selasa, 20 April 2021

Stock Kebutuhan Warga di Pasar Inpres Tercukupi Saat Ramadhan 1442 H

 




KALIANDA, KALIANDANEWS - Pemerintah Daerah Lampung Selatan memastikan Stock Kebutuhan Masyarakat di Pasar Inpres Kalianda Lamsel Cukup selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H.


Kepastian itu didapati saat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan H. Yusri, SE, MM bersama Tim Monitoring dan Pengawasan Harga lakukan peninjauan/sidak ke Pasar Inpres Kalianda, Selasa (20/04/2021).


Menurutnya selain stock diperkirakan mencukupi, stabilitas hargapun cenderung masih normal dan stabil. Namun kata Yusri, 

daya beli masyarakat saat ini menurun jika berdasarkan penuturan para pedagang.


"Setelah kita monitoring ketersediaan stok dan harga dalam bulan Ramadhan ini ternyata ketersediaan semua komoditi dalam keadaan cukup dan aman. Tapi memang daya beli para masyarakat yang menurun," Papar Yusri


Dilain sisi ia juga menuturkan, untuk harga bahan pokok seperti beras, telur, daging, ikan dan sembako lainnya relatif stabil dan terkendali. Terlebih harga cabai yang sempst melonjak menjelang ramadan kini sudah mengalami penurunan.


"Harga cabai sudah turun tadi, dari sebelum Ramadhan 120 ribu perkilo sekarang sudah 45-50 ribu perkilonya, itu untuk cabai rawit. Daging masih stabil, berkisar 130 ribu perkilogramnya.


Diakhir penyampaiannya, pihaknya akan kembali turun pada H-10 menjelang Hari Raya, untuk  memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat di sejumlah pasar di lamsel tidak hanya di pasar inores kalianda.


"Kita harapkan sampai Idul Fitri nanti harga-harga stabil dan stok cukup, dan daya beli masyarakat naik, itu saja saya kira. Nanti sekitar 10 hari menjelang Hari Raya kami akan turun lagi, nanti akan disusun lagi oleh Bagian Perekonomian kami akan turun lagi kesini dan Pasar-Pasar lainnya," Pungkas Yusri.


Selain Yusri, turut pula dalam tim yang melakukan monitoring, diantaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Yansen Mulia, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh. Arsyad, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ketut Sukerta, Kepala Dinas Perikanan Meizar Melanesia,  Plt. KUPT Pasar Inpres Kalianda Ella Agustianus, SE dan beberapa Kabid dan Staf Dinas terkait. (Red)