Bupati Egi: Demi Allah dan Demi Rasulullah
-->
Kategori Berita

Label

Iklan

Header Menu

Jumat, 08 Agustus 2025

Bupati Egi: Demi Allah dan Demi Rasulullah



LAMPUNG SELATAN, KALIANDANEWS – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan keputusannya menghentikan kelanjutan proyek pembangunan Kalianda Convention Center (KCC) bukan dilandasi alasan politik, melainkan murni pertimbangan kebutuhan daerah.


Egi bahkan bersumpah demi Allah bahwa langkah ini diambil karena proyek senilai hampir Rp40 miliar itu dinilai tidak memiliki feasibility study atau studi kelayakan, serta rencana bisnis yang jelas, bukan karena alasan politis.


“Demi Allah, demi Rasulullah, saya tidak ada politisnya. Karena tidak ada esensinya. Saya minta feasibility study-nya tidak ada, business plan-nya seperti apa juga tidak ada. Kalau ini jadi, hitungan bisnisnya tidak ketemu, yang nanggung saya lagi,” tegas Egi saat menerima audiensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan di rumah dinasnya, Kamis (7/8/2025).


Proyek KCC yang dibangun secara bertahap ini telah menghabiskan sekitar Rp18,5 miliar pada 2024, dan rencananya di 2025 akan dikucurkan lagi sekitar Rp20 miliar. Namun, menurut Egi, tanpa studi kelayakan, biaya operasional gedung seperti listrik, AC, kebersihan, dan keamanan akan membebani APBD karena potensi penyewaan tidak sebanding.


Egi memperkirakan tarif sewa minimal Rp15 juta per acara, angka yang menurutnya memberatkan masyarakat. “Kalau mau disewakan, hitung-hitungannya tidak ketemu. Nanti kalau rugi, yang subsidi lagi-lagi APBD,” ujarnya.


Daripada melanjutkan KCC, Egi memilih mengalokasikan dana tersebut untuk perbaikan jalan dan renovasi sekolah yang rusak. Ia menyebut masih banyak gedung sekolah di Lampung Selatan dengan plafon jebol dan bocor, sehingga tidak layak dipakai untuk belajar.


“Tahun ini saya disodori lagi harus mengeluarkan sekitar Rp20 miliar untuk KCC. Saya tidak mau. Mending untuk jalan atau perbaikan sekolah,” katanya.


Egi juga mengungkapkan, dari pengalamannya berkeliling saat Pilkada, masyarakat cenderung memilih Gedung Serba Guna (GSG) karena biaya sewanya jauh lebih murah dibanding convention center. “Kalau bisa untuk taman kota atau alun-alun, masyarakat bisa pakai gratis,” tutupnya. (Red)