Lampung Selatan Siap Jadi Pusat Kendaraan Listrik
-->
Kategori Berita

Label

Iklan

Header Menu

Selasa, 09 Juni 2026

Lampung Selatan Siap Jadi Pusat Kendaraan Listrik



www.kaliandanews.com, kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyambut baik dan siap mendukung percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui kemudahan perizinan serta integrasi tata ruang untuk pembangunan infrastruktur pengisian daya.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendorong transisi energi bersih, mengurangi emisi karbon, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Komitmen itu mengemuka saat Pemkab Lampung Selatan menerima audiensi PT Reka daya Indotama (RDI) terkait rencana investasi pembangunan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Kabupaten Lampung Selatan

Audiensi yang berlangsung di ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (9/6/2026) tersebut, dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Eko bang) Setdakab, Tri Umar yani, bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Sementara dari pihak perusahaan hadir jajaran PT Reka daya Indotama yang dipimpin Eggy Hamzah.

Dalam pertemuan itu, PT Reka daya Indotama memaparkan rencana pembangunan sebanyak 110 titik fasilitas pengisian daya kendaraan listrik yang akan tersebar di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan jaringan pengisian kendaraan listrik yang saat ini tengah dijalankan perusahaan di berbagai daerah di Indonesia.

Eggy Hamzah menjelaskan, PT Reka daya Indotama saat ini sedang melakukan penjajakan dan pengurusan perizinan pemasangan fasilitas pengisian daya untuk kendaraan listrik roda dua maupun roda empat di sejumlah daerah.

“Kami sedang berkeliling Indonesia untuk mengurus perizinan pemasangan charger kendaraan listrik, baik mobil maupun motor listrik. Saat ini kami ingin menjajaki kerja sama dengan pemerintah daerah untuk penyediaan lokasi penempatan fasilitas tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, perusahaan membutuhkan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Salah satu opsi yang menjadi prioritas adalah pemanfaatan aset milik pemerintah daerah melalui mekanisme kerja sama sesuai ketentuan yang berlaku.


Eggy menyampaikan, skema yang ditawarkan berupa pemanfaatan aset daerah dengan sistem sewa selama lima tahun dan pembayaran dilakukan setiap tahun. Pada tahap awal, fokus perusahaan adalah investasi pembangunan serta pengoperasian fasilitas pengisian daya.

“Kami biasanya melakukan kerja sama selama lima tahun dan pembayaran dilakukan setiap tahun sesuai aturan yang berlaku. Untuk tahap awal ini fokus kami adalah investasi dan pengembangan jaringan terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain membangun infrastruktur, PT Reka daya Indotama juga berencana memberikan layanan pengisian daya gratis bagi pengemudi ojek online selama tiga tahun.

Program tersebut diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus mengurangi biaya operasional para pengemudi.

Perusahaan juga berkomitmen memberdayakan tenaga kerja lokal dalam operasional fasilitas yang akan dibangun.

Lampung Selatan menjadi salah satu daerah prioritas dalam pengembangan jaringan yang nantinya terintegrasi dengan wilayah lain di Provinsi Lampung.

Menanggapi hal tersebut, Tri Umar yani menyatakan Pemkab Lampung Selatan menyambut positif rencana investasi yang dinilai selaras dengan upaya mendorong kemajuan daerah dan membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.

“Tentu ini menjadi peluang yang sangat baik bagi Lampung Selatan. Selain mendukung perkembangan kendaraan listrik, kehadiran fasilitas ini juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun masyarakat yang berkunjung ke Lampung Selatan,” ujar Tri.

Menurut Tri, keberadaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik akan menjadi kebutuhan penting di masa depan seiring meningkatnya penggunaan transportasi berbasis listrik, baik oleh masyarakat umum, pengemudi ojek online, maupun layanan transportasi lainnya.

“Kami sangat menyambut baik rencana ini. Pada prinsipnya akan dikaji lebih lanjut bersama perangkat daerah terkait, khususnya menyangkut aset-aset pemerintah daerah yang berpotensi dimanfaatkan dalam kerja sama tersebut. Kami berharap investasi ini dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Lampung Selatan,” kata Tri.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemkab Lampung Selatan dan PT Reka daya Indotama dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus memperkuat iklim investasi hijau yang ramah lingkungan di Kabupaten Lampung Selatan. (Kmf/adn)