KALIANDANEWS, Lampung Selatan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Selatan bergerak cepat membantu masyarakat Pulau Sebesi yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Sebanyak 3.000 masker didistribusikan langsung ke Pulau Sebesi untuk dibagikan kepada masyarakat. Minggu 06/09/26.
Wilayah Pulau Sebesi berada di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, sangat dikenal sebagai salah satu pulau berpenghuni yang paling dekat dengan kawasan Gunung Anak Krakatau. Salah satu wilayah yang merasakan langsung dampak sebaran abu vulkanik saat aktivitas erupsi meningkat.
Kondisi tersebut kembali dirasakan langsung oleh warga dalam beberapa waktu terakhir. Abu vulkanik dilaporkan mulai memasuki permukiman Pulau Sebesi sejak malam hingga Minggu Dini hari, sementara cahaya semburan lava Gunung Anak Krakatau juga terlihat jelas dari wilayah pulau tersebut.
Sekretaris PMI Kabupaten Lampung Selatan, Nizar Adha, mengatakan pendistribusian 3.000 masker tersebut merupakan bagian dari upaya PMI membantu masyarakat di wilayah yang terdampak langsung oleh abu vulkanik.
“Hari ini kita dari PMI Lampung Selatan mewakili Ketua PMI Lampung Selatan Ibu Erma Yusneli, akan menyerahkan dan mendistribusikan ada sekitar 3.000 masker untuk Pulau Sebesi, yang memang sangat terdampak debu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” ujar Nizar.
Menurutnya, masker tersebut merupakan bantuan dari PMI Cilegon. Sebelumnya, PMI Cilegon telah menyerahkan 10.000 masker untuk didistribusikan ke sejumlah wilayah di Lampung Selatan yang terdampak abu vulkanik.
“Ini juga merupakan bantuan dari teman-teman kita dari PMI Cilegon, karena semalam kita sudah berkoordinasi dengan mereka dan menyerahkan 10.000 masker untuk didistribusikan di Lampung Selatan, tentunya di daerah-daerah yang terdampak debu-debu Gunung Anak Krakatau,” katanya.
Nizar menyebut Pulau Sebesi menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan bersama sejumlah desa di Kecamatan Rajabasa. Bantuan tersebut dikirim langsung melalui jalur laut dan nantinya diterima oleh relawan PMI Lampung Selatan yang berada di Pulau Sebesi.
“Salah satunya hari ini langsung mendistribusikan masker ini ke Pulau Sebesi dan ke beberapa desa yang kita fokuskan dan sudah zona merah, salah satunya di Pulau Sebesi dan Kecamatan Rajabasa,” ujar Nizar.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat dalam menghadapi paparan abu vulkanik yang saat ini menyelimuti sejumlah wilayah terdampak.
“Mudah-mudahan ini berguna bagi saudara-saudara kita. Ini langsung kita antar melalui jalur laut, dan di sana akan diterima oleh teman-teman relawan dari PMI Lampung Selatan,” tuturnya.
Gunung Anak Krakatau sendiri masih berada pada Level III (Siaga). Badan Geologi mencatat aktivitas erupsi menerus kembali terjadi dan menghasilkan lontaran lava serta abu vulkanik. Pada perkembangan terbaru, sebaran abu bahkan berdampak pada berbagai wilayah di sekitar Selat Sunda.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga telah meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah pesisir dan menghentikan sementara aktivitas wisata menuju Pulau Sebesi serta kawasan Gunung Anak Krakatau hingga kondisi dinyatakan aman. (Ags)














Komentar