Juliana Sapitri Penderita Tumor Asal Bakauheni Dirujuk Ke Jakarta, Tangis Haru Pecah
Kategori Berita

Iklan Halaman Depan

Header Menu

Sabtu, 22 Juni 2019

Juliana Sapitri Penderita Tumor Asal Bakauheni Dirujuk Ke Jakarta, Tangis Haru Pecah

Kaliandanews - Juliana Sapitri (6) warga Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan yang mengidap tumor di perut akhirnya dirujuk ke jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sabtu, (22/06/19) petang. Suasana haru merebak dikediaman Juliana.

Sebelum di rujuk ke Jakarta, Pihak Puskesmas Rawat Inap Bakauheni sempat merujuk ke RS. Abdul Moeloek untuk mengurus pemberkasan rujukan ke RS. Gatot Subroto Jakarta.

Hanif salah satu relawan perwakilan dari Komunitas Peduli Generasi menerangkan, Adinda Juliana akan dibawa ke Rumah Singgah yang ada di jakarta, dekat RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo) Jakarta Pusat, kemudian pada hari Senin nanti akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Gatot Subroto .

"Kita akan bawa ke Rumah Singgah terlebih dahulu, karena takut dokternya tidak ada, kemungkinan senin kita langsung rujuk Ke RS Gatot Subroto, untuk pihak keluarga nanti tinggal di Rumah Singgah," Kata Hanif.

Dari pantauan Kaliandanews, Pemberangkatan Juliana tersebut sekitar pukul 17.00 WIB dengan menggunakan kendaraan ambulance milik Komunitas Peduli Generasi Lampung. Tak sedikit masyarakat sekitar yang turut mengiringi keberangkatan Juliana, sambil berharap Juliana dapat diberikan kesembuhan.

Madyani ayah dari Juliana berharap setelah adanya penanganan di Rumah Sakit Gatot Subroto, buah hatinya tersebut bisa lekas sembuh seperti sedia kala.

"Saya juga sangat berterima kasih kepada semuanya, dari semua pihak yang membantu, saya ucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya, mudah mudahan anak saya bisa sembuh atas bantuan semuanya dan doanya juga," ucap Madyani.

Baca Juga: Bocah 6 Tahun Asal Bakauheni Bergelut dengan Tumor

Ditempat yang sama Camat Bakauheni, Zaidan juga berharap agar Juliana dapat ditangani dengan baik dan bisa pulang kembali secepatnya dalam keadaan sehat.

Lebih lanjut Zaidan menghimbau, jika ada kejadian yang serupa agar lebbih masyarakat lebih pro aktif memberikan informasi kepada pihak terkait supaya mendapat penanganan yang cepat.

"Saya berharap jika ada hal-hal seperti ini kita dapat informasi secepatnya, nanti kita akan tangani," Pungkas Zaidan.

Diberitakan sebelumnya, Juliana didiagnosa memiliki tumor di perutnya dan menyebabkan perut bocah tersebut mengalami pembengkakan sehingga ia tidak dapat beraktifitas seperti anak-anak lainnya.

Ayah Juliana, Madyani mengatakan perut putrinya mulai bengkak dan membesar sejak satu bulan belakangan, sementara diagnosa tumor diketahui sejak bulan Januari 2019 lalu.

"Membesarnya baru satu dua bulan ini, dokter bilang tumor tapi tumor apanya saya gak dikasih tau, yang jelas dokter merujuknya ke rumah sakit gatot subroto jakarta," kata Madyani, (19/06/19).

Terkai hal tersebut, hingga saat ini Madyani mengaku belum mampu untuk membawa ke Rumah Sakit di Jakarta tersebut karena keterbatasan biaya. Ia juga berharap anaknya dapat mendapatkan perawatan intensif, sehingga penyakit yang diderita dapat sembuh dan Juliana dapat kembali bermain seperti anak-anak lainnya. (Red)